Lapas Ternate Tegaskan Komitmen Pemenuhan Hak Warga Binaan

  • 26 Mei 2026 06:42 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ternate berkomitmen dalam memenuhi hak-hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Komitmen ini diwujudkan melalui pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) yang di fokuskan pada pembahasan pengusulan pembebasan bersyarat (PB) dan pembinaan kemandirian di lingkungan lapas.

Sidang TPP merupakan bagian krusial dalam proses pentahapan pembinaan di Lapas. Proses ini memastikan bahwa setiap program, baik yang berkaitan dengan hak integrasi maupun jenis pembinaan yang akan diberikan, telah melalui kajian matang dan objektif.

Plh. Kepala Lapas Ternate, Taufik Hadinoto, dalam arahannya menegaskan bahwa sidang TPP adalah instrumen penting untuk menjamin transparansi dan keadilan bagi seluruh warga binaan yang telah memenuhi syarat.

"Sidang TPP ini adalah hak bagi warga binaan yang telah menunjukkan perubahan perilaku yang positif. Kami memastikan seluruh proses berjalan secara transparan. Ini adalah bentuk pelayanan prima kami dalam mendukung pemulihan warga binaan" ujar Taufik Hadinoto

Senada dengan hal tersebut, Kasi Binadik, Yuslizar, menjelaskan bahwa klasifikasi dan penelaahan rekam jejak warga binaan menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan sidang.

"Untuk pengusulan pembinaan kemandirian, dengan menyesuaikan minat dan bakat mereka dengan program pelatihan yang ada di Lapas. Kita ingin memastikan mereka yang diusulkan benar-benar siap dan bertanggung jawab," ucap Yuslizar.

Pelaksanaan sidang TPP berjalan dengan tertib dan interaktif. Setiap anggota TPP memberikan masukan, tanggapan, serta evaluasi menyeluruh terhadap laporan wali pemasyarakatan mengenai perkembangan perilaku harian para warga binaan yang diusulkan.

Dengan terlaksananya sidang TPP secara berkala, Lapas Ternate terus berupaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang berdampak nyata, adil, dan berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial bagi seluruh warga binaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....