Tower Mini Desa Sil Mati, Warga Keluhkan Biaya Internet Mahal

  • 23 Mei 2026 06:00 WIB
  •  Ternate

Warga Desa Sil, Kecamatan Maba Selatan, mengeluhkan tower mini rusak karena menghambat komunikasi masyarakat selama setahun terakhir. Kerusakan tower membuat warga kesulitan mengakses jaringan seluler untuk kebutuhan keluarga, pendidikan, hingga aktivitas pekerjaan sehari-hari mereka.

Tower mini berada ditengah permukiman warga dan sebelumnya menjadi penunjang utama komunikasi masyarakat Desa Sil selama bertahun-tahun sebelumnya.

Kini, fasilitas tersebut tidak berfungsi sehingga warga terpaksa mencari alternatif jaringan internet dengan biaya lebih besar setiap harinya.

Warga mengaku harus membeli voucher wifi seharga Rp60 ribu hingga Rp70 ribu setiap hari, demi kebutuhan komunikasi. Biaya tambahan tersebut dinilai membebani ekonomi warga, terutama keluarga dengan penghasilan terbatas dan kebutuhan internet cukup tinggi sehari-hari.

Sejumlah warga berharap pemerintah segera memperbaiki tower mini agar layanan komunikasi kembali normal dan mudah diakses masyarakat desa.

“Kalau tower aktif kembali, pengeluaran internet warga tentu berkurang dan komunikasi menjadi lebih lancar,” ujar Ruslan, seorang warga setempat.

Warga meminta Dinas Kominfo Halmahera Timur segera mengambil langkah cepat memperbaiki tower mini yang sudah lama mengalami kerusakan tersebut.

"Kami harap, pemerintah daerah memperhatikan kebutuhan jaringan komunikasi desa kami, karena ini sangat penting demi mendukung pendidikan dan aktivitas ekonomi warga," ucapnya berharap.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....