Empat Kapal PELNI Disiagakan hadapi Iduladha di Ternate
- 20 Mei 2026 16:40 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – PT PELNI (Persero) Cabang Ternate menyiapkan empat armada kapal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran Iduladha 1447 Hijriah yang diperkirakan mulai terjadi pada 22 Mei 2026. Meski peningkatan jumlah penumpang diprediksi tidak sebesar periode Natal dan Tahun Baru (Nataru), PELNI tetap melakukan sejumlah langkah antisipatif demi memastikan kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
Kepala Cabang PT PELNI Ternate, M. Lutfi Israr Sutan, mengatakan momentum mudik Iduladha tahun ini bertepatan dengan rangkaian libur sekolah sehingga berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat. Karena itu, pihaknya tetap melakukan persiapan secara maksimal, termasuk koordinasi dengan berbagai instansi terkait di pelabuhan.
“Untuk angkutan mudik Lebaran Iduladha, seperti biasa tidak terlalu ada peningkatan yang terlalu signifikan. Namun kami dari Pelni tetap mempersiapkan, karena itu juga bertepatan dengan rangkaian hari libur anak sekolah,” kata Lutfi, Rabu, 20 Mei 2026.
Ia menjelaskan, PELNI telah mengajukan dispensasi penumpang serta terus berkoordinasi dengan KSOP dan Pelindo guna memastikan proses embarkasi maupun debarkasi penumpang berjalan aman dan lancar. Selain itu, kesiapan alat keselamatan di atas kapal juga menjadi perhatian utama sebelum dispensasi penumpang diberlakukan.
Menurut Lutfi, lonjakan penumpang pada musim mudik Idul Adha tahun ini diperkirakan masih berada pada kategori normal dan relatif sama dengan tahun sebelumnya. Kondisi tersebut terlihat dari ketersediaan kursi penumpang yang hingga kini masih cukup tersedia pada sejumlah armada yang akan beroperasi.
“Untuk lonjakan penumpang di Iduladha itu diperkirakan tidak terlalu banyak, karena seat juga masih tersedia. Namun kami tetap antisipasi dengan mengajukan dispensasi yang tetap memperhatikan alat-alat keselamatan di atas kapal,” ujarnya.
Salah satu armada yang disiapkan yakni KM Tatamailau dengan kapasitas sekitar 1.000 penumpang. Namun tingkat keterisian atau load factor kapal tersebut diperkirakan hanya berada di kisaran 80 persen selama periode mudik Iduladha berlangsung.
PELNI juga memprediksi adanya peningkatan jumlah penumpang dengan tujuan sejumlah daerah di kawasan timur Indonesia seperti Ambon, Baubau dan Makassar. Meski mengalami kenaikan, jumlah penumpang pada rute tersebut diperkirakan tidak akan setinggi saat periode angkutan Nataru.
Untuk mendukung pelayanan mudik, PT PELNI Cabang Ternate mengoperasikan empat kapal yakni KM Dorolonda, KM Sinabung, KM Nggapulu dan KM Tatamailau yang melayani rute kawasan Indonesia Timur mulai dari Tual hingga Merauke. Sementara itu, KM Sangiang yang memiliki kapasitas sekitar 500 penumpang saat ini masih menjalani doking sehingga belum dapat dioperasikan.
Di akhir keterangannya, Lutfi mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri naik kapal tanpa tiket resmi. Ia meminta calon penumpang membeli tiket melalui aplikasi PELNI Mobile maupun kanal penjualan resmi lainnya guna menghindari antrean panjang serta mencegah potensi penipuan.
“Harapan kami calon penumpang jangan memaksakan diri naik kapal tanpa tiket. Kami mengimbau masyarakat membeli tiket melalui online agar lebih mudah dan aman,” ucapnya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....