IWIP Gandeng Kampus Ternama Siapkan Talenta Industri Nasional

  • 19 Mei 2026 19:56 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Weda – PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang sesuai dengan kebutuhan industri di kawasan Weda Bay Project yang terus berkembang.

Perguruan tinggi yang terlibat dalam kerja sama tersebut meliputi Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Politeknik Negeri Jember (Polije).

General Manager HRD PT IWIP, Roslina Sangaji, mengatakan program tersebut tidak hanya memberikan kesempatan magang bagi mahasiswa. Tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri.

“Melalui program ini, kami tidak hanya membuka akses bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan industri, tetapi juga membangun fondasi kolaborasi yang lebih erat antara dunia pendidikan dan sektor industri,” ujar Roslina.

Program magang berdurasi tiga bulan itu akan memprioritaskan mahasiswa dari sejumlah jurusan, di antaranya teknik metalurgi, teknik pertambangan, teknik elektro, teknik kimia, bahasa dan budaya Tiongkok, teknologi informasi, hingga mekatronika.

Selama mengikuti program, peserta akan memperoleh berbagai fasilitas dari perusahaan, mulai dari pendampingan mentor, transportasi, akomodasi, konsumsi, alat pelindung diri (APD), asuransi, uang saku, hingga sertifikat magang.

Roslina menuturkan, program tersebut juga menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menjaring dan mengembangkan talenta potensial yang siap berkontribusi di dunia industri.

“IWIP memanfaatkan program ini untuk mengidentifikasi, membina, sekaligus membuka peluang penyerapan tenaga kerja dari lulusan-lulusan terbaik perguruan tinggi yang telah memiliki eksposur dan pemahaman langsung terhadap kebutuhan industri,” kata Roslina.

Program magang dijadwalkan dimulai pada Juni 2026 dengan proses rekrutmen yang akan segera dibuka dalam waktu dekat. Roslina berharap program tersebut dapat menjadi langkah awal dalam mencetak tenaga profesional Indonesia yang mampu mengisi berbagai posisi strategis di sektor industri.

“Kami berharap program ini dapat melahirkan tenaga kerja profesional yang kompeten, adaptif, dan siap mengisi posisi strategis, baik di bidang teknik maupun manajerial,” ujar Roslina mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....