Program Cegah Stunting di Maluku Utara Lampaui Target Awal

  • 16 Mei 2026 20:03 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi - Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) di Provinsi Maluku Utara mencatat progres signifikan. Hingga pertengahan Mei 2026, capaian bantuan program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN itu telah menembus 55 persen dari total target sasaran.

Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara, Ansar Djainahu, mengatakan target bantuan Program Genting di wilayah tersebut mencapai 2.136 sasaran. Berdasarkan data Dashboard Genting Maluku Utara per 15 Mei 2026, realisasi bantuan terus bergerak positif.

“Capaian bantuan Genting Maluku Utara di bulan Mei sudah mencapai 55 persen. Artinya, kami optimistis pada Desember nanti bisa melampaui target tersebut,” ujar Ansar kepad rri.co.id, Sabtu 16 Mei 2026.

Menurutnya, Program Genting tidak hanya berfokus pada pemenuhan nutrisi bagi keluarga berisiko stunting, tetapi juga mencakup intervensi lain yang berkaitan dengan kualitas hidup masyarakat. Bantuan yang diberikan meliputi penyediaan rumah layak huni, pembangunan jamban, akses air bersih, edukasi keluarga, hingga pemberdayaan ekonomi.

Ansar menjelaskan, pihaknya akan terus memetakan keluarga berisiko stunting yang masih tinggal di rumah tidak layak huni, terutama yang belum memiliki fasilitas sanitasi dan akses air bersih memadai.

“Ke depan, kami akan melihat keluarga berisiko stunting di Maluku Utara yang rumahnya tidak layak huni untuk dilakukan renovasi, terutama yang belum memiliki jamban dan akses air bersih sendiri,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi menyukseskan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting di Maluku Utara. Dukungan tersebut diharapkan datang dari berbagai unsur pentahelix, mulai dari BUMN dan BUMD, sektor swasta, komunitas, media, akademisi, hingga masyarakat umum.

Selain Program Genting, BKKBN juga menjalankan sejumlah program prioritas lain dalam mendukung pembangunan keluarga dan penguatan kualitas sumber daya manusia. Program tersebut antara lain Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (Sidaya), serta Super Apps Keluarga Indonesia.

Berbagai program itu dirancang sebagai upaya menjawab tantangan kependudukan sekaligus memperkuat ketahanan keluarga di Indonesia, termasuk di wilayah Maluku Utara.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....