FIP UMMU Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan di Halmahera Barat

  • 13 Mei 2026 15:09 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Jailolo - Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU) sukses menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan diadakan di SMK Muhammadiyah Halmahera Barat, dan SMA Islam Jailolo pada Rabu, 13 Mei 2026.

Kegiatan mengusung tema sentral peningkatan mutu pendidikan melalui pendampingan akreditasi, penguatan literasi, dan pendekatan psikososial di era digital. Tema ini integrasi dari tiga isu krusial yang saat ini menjadi kebutuhan mendesak di satuan pendidikan wilayah.

Dekan FIP UMMU, Amrin Hi. Saban mengatakan, kehadiran FIP UMMU yang membawahi Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Bahasa Inggris adalah wujud nyata kontribusi akademisi terhadap sekolah di daerah. Sinergi strategis menuju akreditasi unggul selain sebagai bentuk pengabdian, kegiatan ini juga merupakan langkah strategis bagi UMMU dalam memperkaya portofolio institusi menuju akreditasi universitas yang Unggul.

"Kami ingin berbagi keilmuan, sekaligus membantu peningkatan mutu sekolah melalui pendampingan akreditasi oleh asesor PDM. Selain itu, edukasi literasi digital dan pencegahan kekerasan seksual sangat vital untuk membentengi siswa dan guru saat ini," ujar Amrin.

Tiga Pilar Penguatan Pendidikan

Pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui sistem diskusi panel. Melibatkan tiga tim ahli untuk membedah sub-tema spesifik diantaranya:

  1. Kompetensi Digital Literacy: Membekali guru dan siswa SMAS Islam Jailolo agar cakap menghadapi arus informasi digital.
  2. Pencegahan Kekerasan Seksual: Edukasi komprehensif ditinjau dari perspektif psiko-sosial dan nilai agama guna menciptakan lingkungan sekolah yang aman di era digital.
  3. Pelatihan Akreditasi: Pendampingan teknis bagi kepala sekolah dan guru se-Halmahera Barat untuk mempersiapkan standarisasi mutu pendidikan.

Sebagai bentuk komitmen jangka panjang, dilakukan penandatanganan kerja sama antara SMAS Islam Jailolo, dan SMK Muhammadiyah Halmahera Barat yang berlaku untuk 5 tahun. Estafet kolaborasi ini diharapkan dapat terus dikembangkan demi kemajuan pendidikan di Maluku Utara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....