Tidore Fokus Kembangkan Wisata Sejarah, Budaya, dan Bahari

  • 13 Mei 2026 09:33 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate–Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Tidore Kepulauan, Daud Muhammad, menegaskan bahwa pemerintah daerah memfokuskan pengembangan sektor pariwisata pada tiga subsektor utama yakni pariwisata sejarah, pariwisata budaya, dan pariwisata bahari.

Hal ini diungkapkan saat dialog interaktif di RRI Ternate dan dihadiri Sekertaris Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Rinto Taib, dengan tema Pariwisata Berbasis Budaya Lokal: Peluang dan Tantangan.

Daud mengatakan, Tidore memiliki potensi wisata yang sangat besar dan pengembangannya sejalan dengan visi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan yang menitikberatkan pada penguatan tiga subsektor tersebut.

“Dari sisi pariwisata sejarah, Tidore memiliki banyak jejak penting, seperti kedatangan Juan Sebastian Elcano dan Ferdinand Magellan untuk memperoleh rempah-rempah, hingga Sultan Zainal Abidin Syah yang telah dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional,” kata Daud, Selasa 12 Mei 2026.

Menurutnya, dari sisi budaya, Tidore memiliki warisan Kesultanan Tidore yang telah masuk dalam kategori Warisan Budaya Takbenda (WBTB), situs benteng peninggalan Spanyol, tradisi adat yang rutin digelar setiap tahun, hingga kuliner dan puta dino.

Sementara itu, pada sektor pariwisata bahari, Tidore memiliki sejumlah lokasi menyelam yang dinilai tidak kalah menarik dibanding daerah lain adanya perairan Pulau Mare yang menyimpan keindahan bawah laut serta artefak bersejarah.

Daud menjelaskan, terdapat tiga unsur utama yang harus diperhatikan dalam pengembangan pariwisata, yaitu atraksi, aksesibilitas, dan amenitas.

“Amenitas di Tidore masih perlu ditingkatkan karena jumlah hotel masih terbatas. Dari sisi aksesibilitas, transportasi laut dan darat sudah cukup mendukung. Sedangkan atraksi perlu diperkuat melalui storytelling agar promosi pariwisata berbasis budaya menjadi lebih menarik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebudayaan tidak hanya berperan sebagai pendukung pariwisata, tetapi juga menjadi potensi strategis untuk menggerakkan ekonomi daerah, mendorong pertumbuhan industri pariwisata, serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....