Ternate Tidore Diharapkan Perkuat Kolaborasi Pariwisata Berbasis Budaya

  • 13 Mei 2026 09:20 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate – Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Rinto Taib, berharap Kota Ternate dan Tidore terus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya lokal.

Hal itu disampaikan saat dialog interaktif di RRI Ternate, dengan tema Pariwisata Berbasis Budaya Lokal: Peluang dan Tantangan. Dialog tersebut juga menghadirkan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Tidore Kepulauan, Daud Muhammad.

Rinto mengatakan, potensi pariwisata dan budaya Ternate dan Tidore pada dasarnya memiliki banyak kesamaan, namun masing-masing daerah tetap mempunyai keunikan tersendiri. Kedua wilayah memiliki kekayaan pusaka alam, pusaka sejarah, dan warisan budaya yang menjadi daya tarik wisata.

Menurutnya, keberadaan benteng-benteng peninggalan kolonial, termasuk benteng peninggalan Spanyol di Ternate dan Tidore, dapat dikembangkan melalui narasi sejarah (storytelling) yang berbeda sehingga memberikan pengalaman wisata yang lebih menarik.

“Pembangunan pariwisata berbasis budaya di kedua daerah mungkin menggunakan istilah yang berbeda, tetapi substansinya sama, yaitu menghidupkan kearifan lokal untuk mempertahankan ekosistem budaya,” ujar Rinto, Senin 12 Mei 2026.

Ia menambahkan, keunikan yang dimiliki Ternate dan Tidore perlu terus dihidupkan melalui kolaborasi. Salah satunya telah dilakukan dalam kegiatan promosi pariwisata berbasis budaya di Hotel Borobudur, Jakarta, yang menampilkan potensi kedua daerah secara bersama.

Rinto juga menilai pelaksanaan Jaringan Kota Pusaka Indonesia 2026 pada Agustus 2026 di Ternate akan menjadi momentum penting untuk memperkuat daya tarik wisata Ternate dan Tidore. “Wisatawan yang datang ke Ternate juga dapat berkunjung ke Tidore untuk menikmati wisata alam, bahari, situs sejarah kolonial, serta eksistensi lembaga adat kesultanan di kedua wilayah,” katanya.

Menurut Rinto, sinergi tersebut menjadi landasan penting dalam membangun kemitraan yang tidak hanya berdampak pada pengembangan pariwisata dan budaya di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga di tingkat global karena kuatnya hubungan historis kedua daerah.

Ia berharap dinamika dan geliat kolaborasi antara Ternate dan Tidore terus ditingkatkan agar kejayaan sejarah dan budaya yang dimiliki dapat menjadi kekuatan untuk mendorong kemajuan pariwisata di masa depan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....