Wakapolda Malut: Identifikasi Korban Erupsi Dukono Dilakukan Ketat
- 12 Mei 2026 09:48 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Sofifi - Wakapolda Maluku Utara Stephen M. Napiun menegaskan proses identifikasi korban erupsi Gunung Dukono dilakukan secara ketat melalui pemeriksaan DNA dan forensik oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Maluku Utara.
Dalam konferensi pers bersama Forkopimda Kabupaten Halmahera Utara di RSUD Tobelo, Senin 11 Mei 2026, Stephen menjelaskan dari total 20 orang yang berada di lokasi saat erupsi terjadi, sebanyak 17 orang berhasil dievakuasi selamat, sementara tiga lainnya ditemukan meninggal dunia.
| Baca juga: Temuan Jenazah Gegerkan Warga Salero Ternate |
“Tim DVI masih melakukan rekonstruksi terhadap bagian tubuh korban yang ditemukan di lokasi. Bagian rahang menjadi petunjuk penting, namun identitas resmi tetap menunggu hasil pemeriksaan DNA,” kata Stephen.
Ia menyebutkan hasil pemeriksaan awal sementara mengarah pada dua nama, yakni Timothy dan Shahin. Namun, kepolisian menegaskan penetapan identitas final baru akan diumumkan setelah seluruh proses verifikasi medis dan forensik selesai dilakukan.
“Polda Maluku Utara menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh keluarga korban. Kami berharap keluarga diberi ketabahan menghadapi musibah ini,” ujarnya.
Selain proses identifikasi, aparat juga memberikan perhatian terhadap kondisi psikologis para saksi selamat dan mengimbau masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait insiden erupsi Gunung Dukono.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....