Masih Hilang, Drone Brimob Malut Cari 3 Pendaki Gunung Dukono

  • 09 Mei 2026 07:59 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Halmahera Utara - Operasi SAR hari kedua terhadap tiga pendaki yang dilaporkan hilang saat erupsi gunung Dukono Halmahera Utara terus dilakukan. Pada hari kedua ini, tim SAR dari Satuan Brigade Mobil (Sat Brimob) Polda Maluku Utara mengerahkan drone untuk melakukan pencarian korban dari udara.

Komandan Satuan Brimob Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Handri Wira Suriyana saat dikonfirmasi rri.co.id, Sabtu, 9 Mei 226 menjelaskan, saat tim Brimob Polda Maluku Utara masih bersiaga di Posko SAR terpadu yang berada di Desa Mamuya, Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara.

“Tim Drone akan dikerahkan untuk membantu pemantauan udara guna menemukan titik lokasi 3 orang pendaki yang belum ditemukan,” ujar Dansat.

Dansat juga mengakui, selain tim drone yang berjumlah 6 personil, pihaknya juga menerjunkan 30 personel pencarian dan penyelamatan yang bergabung dengan tim SAR.

“Kami akan mengoptimalkan proses pencarian dan penyelamatan korban. Kami berharap seluruh korban dapat segera dievakuasi dan proses pencarian berjalan dengan lancar,” tuturnya.

Dalam operasi yang dilaksanakan, sejak hari pertama kemarin, tim gabungan berhasil menyelamatkan sedikitnya 17 pendaki yang merupakan Warga Negara Asing asal Singapura maupun warga lokal di puncak Dukono.

sementara tiga orang pendaki yang masih dalam proses pencarian ini masing-masing adalah, Heng Wen Qiang Timothy (WNA) (30 tahun, Shahin Muhrez Bin Abdul Hamid (WNA) (27 tahun) dan Enjel berkewarganegaraan Indonesia.

”Tiga orang pendaki yang masih dalam pencarian, dua diantaranya merupakan WNA dan 1 orang lain merupakan warga lokal dari Maluku Utara,” ucapnya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....