Tidore Genjot Transaksi Digital, Targetkan Status Kota Digital

  • 07 Mei 2026 13:56 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID,Tidore - Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terus mendorong percepatan digitalisasi daerah guna meningkatkan efektivitas tata kelola pemerintahan sekaligus mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Komitmen tersebut disampaikan Wali Kota Tidore Kepulauan dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo saat membuka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) di Aula Sultan Nuku Kantor Wali Kota Tidore, Kamis (6/5/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi Transaksi Digitalisasi dalam Upaya Optimalisasi Meningkatkan PAD” itu menjadi bagian dari langkah pemerintah daerah memperkuat sistem pelayanan dan transaksi digital di lingkungan pemerintahan.

Dalam sambutannya, Ismail menyampaikan apresiasi atas capaian TP2DD Kota Tidore Kepulauan yang berhasil meraih penghargaan nasional dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI pada 2025.

“TP2DD Kota Tidore Kepulauan berhasil meraih penghargaan sebagai TP2DD Kota Terbaik III Wilayah Nusa Tenggara, Maluku dan Papua, serta Rookie of The Year TP2DD Kota Terbaik II,” ujarnya.

Menurut dia, penyelenggaraan pemerintahan yang baik menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Namun, kompleksitas birokrasi masih menjadi tantangan yang perlu diatasi melalui transformasi digital.

Ia menilai digitalisasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemerintahan, sekaligus menekan biaya operasional.

Dalam kesempatan tersebut, Ismail menekankan tiga poin penting kepada seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Pertama, peningkatan Indeks Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) dengan memaksimalkan transaksi digital yang dinilai berkontribusi langsung terhadap peningkatan pajak dan retribusi daerah.

Kedua, optimalisasi PAD melalui digitalisasi sistem pajak dan retribusi guna mempermudah pelayanan kepada wajib pajak sekaligus meminimalisasi potensi kebocoran pendapatan daerah.

Ketiga, memperkuat sinergi dan komitmen antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, perbankan serta seluruh OPD untuk terus berinovasi dalam penggunaan layanan digital.

“Melalui kolaborasi yang kuat, kita harapkan percepatan dan perluasan digitalisasi daerah dapat terus ditingkatkan menuju Kota Tidore Kepulauan yang aman, nyaman, ramah, maju dan berkelanjutan untuk semua,” katanya.

Kegiatan tersebut turut diisi dengan pemaparan materi dari sejumlah narasumber, antara lain Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Utara Airtalya J. Rando, Kepala Bank Maluku Malut Cabang Soasio Navalia Chairunnisa, serta Pimpinan PT Telkomsel Branch Ternate Fuji Permana.

Turut hadir dalam kegiatan itu para staf ahli wali kota, asisten sekda, pimpinan OPD, pejabat administrator, pimpinan BRI Cabang Soasio, pimpinan BNI Cabang Soasio, serta seluruh anggota TP2DD Kota Tidore Kepulauan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....