Sirkuit Selawaring Jadi Ajang Adu Cepat Pembalap Nasional pada Wali Kota CUP Race
- 06 Mei 2026 10:24 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Tidore -Sejumlah pembalap nasional dipastikan ambil bagian dalam ajang Wali Kota I Cup Race yang akan digelar di Sirkuit Selawaring Rum, Kota Tidore Kepulauan pada Jumat, 8 Mei 2026. Ajang otomotif bergengsi ini dijadwalkan berlangsung hingga selama3 hari hingga Minggu, 10 Mei 2026.
Sekretaris IMI Kota Tidore Kepulauan, Andry Tajudin, mengatakan sejumlah pembalap yang telah mengonfirmasi keikutsertaan. Antara lain Iksan Lala (Babang Raya Racing Team), Agus Setiawan (Menteng Tidore Racing Team), Wili Rampe (Oriza Racing Team), Yusril Ihza Mahendra (TMPR Racing Team), Helmi Keka (Al Sudais Racing Team), serta Reynaldi Pradana, Ahmad Saugi, dan Ari Tuasikal dari K62 Racing Team.
“Sebagian besar pembalap yang ikut telah berpengalaman di level nasional. Bahkan, Yusril Ihza Mahendra dan Reynaldi Pradana pernah tampil di ajang kejuaraan Asia di Thailand dan Malaysia. Sementara Helmi Keka dan Ari Tuasikal merupakan langganan juara di Maluku,” ujar Andry saat dikonfirmasi, Selasa, 5 Mei 2026.
Ia menambahkan, sejumlah tim telah menjadwalkan uji coba lintasan pada Kamis sore, khususnya bagi pembalap yang didatangkan dari luar Maluku Utara. Untuk penonton, panitia menyediakan tiket secara daring melalui akun resmi IMI Kota Tidore Kepulauan di platform TikTok dan Instagram. Tiket mulai tersedia pada Rabu pukul 12.00 hingga 22.00 WIT dengan jumlah terbatas.
Selain tiket daring, penonton juga dapat membeli tiket langsung di lokasi. “Kuota tiket online hanya 200 lembar dengan harga Rp50 ribu dan berlaku selama tiga hari. Selain itu, tersedia tiket di lokasi seharga Rp35 ribu,” katanya.
Sementara itu, Pimpinan Lomba (Clerk of the Course/COC) Pengprov IMI Maluku Utara, Junaidi Kelian, menyampaikan bahwa ajang tersebut menggunakan regulasi nasional terbaru tahun 2026. Dalam regulasi itu, bahan bakar untuk mesin empat tak wajib menggunakan Pertamax Turbo, sedangkan mesin dua tak diperbolehkan menggunakan bahan bakar bebas.
Junaidi memastikan panitia juga mengantisipasi penggunaan bahan bakar oplosan dengan menyediakan alat pengukur kadar oktan. “Pengprov IMI Maluku Utara telah menyiapkan alat ukur oktan, sehingga bahan bakar disediakan masing-masing tim namun tetap sesuai standar yang ditetapkan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....