FLS3N Maluku Utara Jadi Ruang Ekspresi Siswa Berkebutuhan Khusus
- 05 Mei 2026 18:02 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan resmi membuka Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) bagi peserta didik berkebutuhan khusus jenjang SD, SMP, dan SMA, Selasa 5 Mei 2026. Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Abubakar Abdullah, di Aula Ki Hajar Dewantara, kantor dinas setempat.
Dalam sambutannya, Abubakar menegaskan bahwa penyelenggaraan FLS3N harus menjadi ruang yang mendorong motivasi sekaligus memperkuat semangat belajar anak berkebutuhan khusus. Ia mengaitkan pelaksanaan kegiatan ini dengan momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional 2026 yang mengusung tema “Partisipasi Semesta”.
Menurutnya, tema tersebut harus diwujudkan secara nyata dengan menghadirkan ruang inklusif yang memberi kesempatan setara bagi seluruh peserta didik, termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus.
“Selama tiga hari pelaksanaan lomba, pastikan mereka merasa gembira. Jangan sampai ada yang merasa tertekan. Yang utama, mereka harus bahagia,” kata Abubakar.

Ia juga mengingatkan panitia dan pendamping agar menciptakan suasana yang ramah dan menyenangkan bagi seluruh peserta yang berasal dari berbagai kategori, seperti tunanetra, tunarungu, hingga tunagrahita.
Sementara itu, Ketua Panitia, Hi. Jabir Abubakar, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan FLS3N ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Mei 2026, dengan melibatkan Sekolah Luar Biasa (SLB) dari seluruh wilayah Maluku Utara.
Sejumlah cabang lomba yang dipertandingkan antara lain cipta dan baca puisi, pantomim, menyanyi solo, fashion show, MTQ, fotografi, melukis, serta desain grafis.
Kegiatan ini mengangkat tema “Menumbuhkan Karakter Bangsa Melalui Kreativitas dan Apresiasi Seni Budaya”, sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi, bakat, dan karakter siswa berkebutuhan khusus.
Jabir menjelaskan, terdapat tiga tujuan utama dalam pelaksanaan FLS3N tahun ini. Pertama, sebagai wadah ekspresi bagi peserta didik berkebutuhan khusus untuk menyalurkan kreativitas di bidang seni dan sastra. Kedua, sebagai ajang seleksi untuk menjaring talenta terbaik yang akan mewakili Maluku Utara pada tingkat nasional pada Juli mendatang. Ketiga, sebagai sarana pembinaan karakter guna meningkatkan inovasi dan daya saing siswa sejalan dengan kebijakan Manajemen Talenta Nasional.
Melalui ajang ini, diharapkan lahir generasi muda disabilitas yang mampu berprestasi dan membawa nama baik Maluku Utara di tingkat nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....