Sekda Malut Soroti Tantangan Tumbuh Kembang Anak di Wilayah Kepulauan
- 03 Mei 2026 15:38 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, mewakili gubernur, secara resmi membuka Seminar Ilmiah dan Roadshow Kamas 2026 yang digelar Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Cabang Maluku Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di Gamalama Ballroom, Bela Hotel, Sabtu 2 Mei 2026.
Mengangkat tema “Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak pada Remote Area: Deteksi dan Tatalaksana”, seminar ini dinilai sebagai upaya strategis dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan anak di daerah kepulauan.
Samsuddin menyampaikan apresiasi kepada IDAI Maluku Utara atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan ilmiah tersebut. Ia menegaskan, kondisi geografis Maluku Utara yang didominasi wilayah kepulauan menjadi tantangan serius, terutama dalam pemerataan akses layanan kesehatan bagi anak di daerah terpencil.
“Saat ini kita masih menghadapi persoalan tumbuh kembang yang kompleks, mulai dari stunting, gizi kurang, hingga keterlambatan perkembangan yang belum terdeteksi sejak dini. Kondisi ini diperburuk oleh keterbatasan tenaga medis serta sarana dan prasarana di wilayah pelosok,” ujar Samsuddin.
Ia juga menyoroti fenomena sosial baru terkait penggunaan gawai pada anak usia dini serta pola asuh yang belum optimal, yang berpotensi memicu gangguan interaksi sosial dan keterlambatan bicara.
“Periode anak usia dini adalah masa emas yang tidak bisa diulang. Keterlambatan deteksi akan berdampak langsung pada masa depan mereka,” ucapnya.
Pemerintah Provinsi Maluku Utara, lanjut Samsuddin, terus berkomitmen meningkatkan pemerataan layanan kesehatan. Namun, ia menekankan pentingnya kolaborasi dengan organisasi profesi seperti IDAI dalam memperkuat kapasitas tenaga medis di lapangan.
Ia berharap forum ilmiah tersebut mampu melahirkan rekomendasi konkret yang dapat diimplementasikan, sehingga seluruh anak di Maluku Utara memiliki kesempatan yang setara untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, dr. Rasmi Diana, Sp.A, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 100 peserta, terdiri dari 13 dokter spesialis anak dan puluhan dokter umum. Kegiatan ini bertujuan memperbarui pengetahuan medis terkini guna meningkatkan kualitas layanan kesehatan anak di daerah.
Sejumlah tokoh kedokteran anak turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya dr. Abdul Latif, selaku Ketua Badan Pengurus Koperasi Anak Mandiri Sejahtera (Kamas), Ketua IDAI Maluku Utara dr. Sri Yati, serta perwakilan Kamas wilayah Maluku Utara.
Seminar ini juga menghadirkan narasumber subspesialis tingkat nasional yang membahas berbagai topik penting, seperti infeksi, neurologi, endokrinologi, tumbuh kembang, hingga nefrologi, guna memastikan standar penanganan medis di Maluku Utara tetap mutakhir dan komprehensif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....