NHM Jalankan Program 60 Hari Penanganan Stunting di Halmahera Utara
- 01 Mei 2026 05:31 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Gosowong - PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli melaksanakan intervensi penanganan stunting selama 60 hari bagi balita di wilayah lingkar tambang Gosowong, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara. Program ini merupakan bagian dari dukungan perusahaan terhadap percepatan penurunan angka stunting nasional.
Inisiatif tersebut difokuskan pada peningkatan status gizi balita melalui pemenuhan asupan nutrisi dan pemantauan tumbuh kembang secara berkala. Program juga dirancang sebagai upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Pelaksanaan program dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan Kabupaten Halmahera Utara, serta melibatkan masyarakat setempat. Sinergi ini diharapkan mampu memastikan setiap tahapan kegiatan selaras dengan kebijakan kesehatan pemerintah dan memberikan dampak yang terukur.
Pada tahap awal, NHM bersama Dinas Kesehatan melakukan pengumpulan data balita stunting dari enam puskesmas di wilayah lingkar tambang. Data tersebut kemudian diverifikasi langsung di lapangan oleh Koordinator Lapangan dan tim medis NHM Peduli untuk memastikan kondisi riil sasaran program.
Sejak 23 April 2026, program mulai diimplementasikan melalui pemberian susu formula dan makanan bergizi sesuai standar kesehatan. Kegiatan ini turut melibatkan kader PKK di tingkat kecamatan dan desa guna memperkuat peran masyarakat dalam mendukung perbaikan gizi anak.
Dokter Pendamping NHM Peduli, dr. Samsul, menyebut pendekatan yang digunakan tidak hanya berfokus pada pemberian nutrisi, tetapi juga pada pemantauan menyeluruh terhadap perkembangan anak.
“Pendekatan yang kami lakukan tidak hanya berfokus pada pemberian asupan gizi, tetapi juga memastikan setiap anak dipantau perkembangannya secara berkala, sehingga langkah yang diambil dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak,” ujarnya, Kamis 30 April 2026.
Setelah periode intervensi selama 60 hari, akan dilakukan evaluasi komprehensif terhadap status gizi dan kesehatan balita dengan melibatkan dokter spesialis. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam menyusun langkah lanjutan yang lebih tepat sasaran, sekaligus mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi tumbuh kembang anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....