LMND Ternate Aksi Soroti Buruh Pendidikan dan Tambang
- 30 Apr 2026 12:26 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional 2026 dan Hari Pendidikan Nasional, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Ternate menggelar aksi berlangsung di depan Kantor RRI.
Massa aksi mengusung sejumlah isu sentral, di antaranya evaluasi program MBG, pencopotan Kepala BGN, serta pencabutan Izin Usaha Pertambangan (IUP) bermasalah di Maluku Utara. Selain itu, menuntut penghentian diskriminasi terhadap kaum buruh dan masyarakat adat.
Koordinator Lapangan, Rifan Fadli, menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terjadi ketimpangan sosial di berbagai sektor, seperti ketenagakerjaan, pendidikan, dan pelayanan publik. Pemenuhan hak-hak buruh belum layak, akses pendidikan belum merata, serta kebijakan belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat.
“Isu turunan yang kami dorong antara lain penghentian rezim kontrak kerja, penerapan upah layak nasional, penguatan jaminan sosial, serta perlindungan terhadap hak-hak buruh. Kami juga mendesak audit menyeluruh terhadap program MBG dan penghentian penggunaan dana pendidikan sebagai sumber utama pembiayaan MBG,” ujar Rifan, Kamis 30 April 2026.
Ia menambahkan, momentum May Day dan Hardiknas seharusnya tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi dijadikan refleksi untuk mengevaluasi keberpihakan kebijakan kepada rakyat.
“Diperlukan langkah nyata dan kebijakan yang berpihak pada kepentingan masyarakat luas guna mewujudkan keadilan sosial dan kemakmuran bersama,” katanya.
Usai menyampaikan tuntutan kepada pemerintah baik pusat maupun daerah, massa aksi kemudian membubarkan diri. Aksi berlangsung dengan tertib dan damai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....