Bawa Semangat Baru, dr. Rosita Fokus Benahi Pelayanan RSUD Chasan Boesoirie
- 29 Apr 2026 11:20 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Chasan Boesoirie, dr. Rosita Alkatiri, menegaskan komitmennya untuk membenahi dan memperkuat kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut agar semakin profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
dr. Rosita menilai amanah yang diembannya bukan sekadar tanggung jawab administratif, melainkan bagian dari upaya bersama menghadirkan layanan kesehatan yang lebih berkualitas, humanis, dan kompetitif.
“RSUD Chasan Boesoirie bukan hanya institusi pelayanan kesehatan, tetapi juga ruang pengabdian bersama. Karena itu, dibutuhkan sinergitas seluruh elemen, baik tenaga medis, tenaga kesehatan, manajemen, pemerintah daerah, maupun masyarakat, agar rumah sakit ini dapat terus berkembang dan menjawab kebutuhan publik secara optimal,” ujar dr. Rosita, kepada rri.co.id usai pisah sambut dengan Direktur sebelumnya, Alwia Assagaf, di RSUD CB Ternate, Rabu 29 April 2026.
Ia menambahkan, visi rumah sakit sebagai institusi unggulan dalam pelayanan kesehatan, pendidikan, pelatihan, dan penelitian harus diwujudkan melalui kerja kolektif yang terukur dan berkelanjutan guna mendukung kemajuan Maluku Utara.
Menurutnya, tantangan sektor kesehatan saat ini semakin kompleks, sehingga pendekatan yang dibangun tidak bisa berjalan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas sektor serta penguatan budaya kerja yang saling mendukung.
“Kita ingin membangun suasana kerja yang sehat, komunikatif, dan saling menguatkan. Rumah sakit yang besar lahir dari kolaborasi yang besar pula. Semua pihak memiliki peran penting dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, aman, dan manusiawi,” ucap alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia Makassar itu.

Mantan Juru Bicara Satgas Covid-19 Maluku Utara itu akan memprioritaskan sejumlah langkah strategis, antara lain peningkatan kualitas pelayanan pasien, pembenahan tata kelola internal, penguatan disiplin dan budaya kerja, optimalisasi sumber daya manusia kesehatan, serta pengembangan fungsi rumah sakit sebagai pusat pendidikan, pelatihan, dan penelitian di Maluku Utara.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang terbuka dan inklusif, baik di internal rumah sakit maupun dengan masyarakat, guna memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan yang diberikan.
“Kami menyadari bahwa membangun pelayanan kesehatan yang unggul membutuhkan proses, kerja sama, dan dukungan bersama. Karena itu, sinergi dan kolaborasi dibutuhkan demi kemajuan RSUD Chasan Boesoirie dan pelayanan kesehatan masyarakat Maluku Utara,” kata Rosita.
Menutup pernyataannya, dr. Rosita mengajak seluruh jajaran untuk menjaga integritas, profesionalisme, serta semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pelayanan kesehatan bukan hanya soal sistem dan fasilitas, tetapi juga tentang ketulusan melayani sesama. Dengan semangat kebersamaan, kita optimistis RSUD Chasan Boesoirie dapat terus tumbuh menjadi rumah sakit rujukan yang unggul, terpercaya, dan membanggakan di Maluku Utara,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....