Irjen Waris Jadi Kapolda Pertama Pindahkan Aktivitas Polda ke Sofifi

  • 28 Apr 2026 09:47 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono merupakan Kapolda pertama di Maluku Utara memiliki tekad kuat dengan memindahkan aktivitas Polda dari Kota Ternate ke Sofifi. Sosok Kapolda Irjen Waris juga akan selalu dirindukan karena telah berhasil merubah wajah Sofifi sebagai Ibu Kota Provinsi di Maluku Utara.

Demikian disampaikan langsung Wakil Gubernur (Wagub) Maluku Utara, Sarbin Sehe saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan gedung kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Maluku Utara di Sofifi, Selasa, 28 April 2026.

Wagub mengakui, perpindahan aktivitas Polda dari Ternate ke Sofifi merupakan satu hal yang sangat sulit namun namun mampu dilaksanakan hingga seluruh aktivitas bisa dilaksanakan sepenuhnya di Kota Sofifi.

“Hari ini adalah hari ulang tahun Kapolda sekaligus hari terakhir beliau melaksanakan tugas di Maluku Utara, tapi dari jiwa dan tekad beliau, sehingga hari ini wajah ibu kota berubah dari hari-hari sebelumnya,” ujar Wagub.

Wagub juga mengakui, Irjen Waris juga mencatat sejarah terbaik dalam melaksanakan tugas menjadi Kapolda Maluku Utara terutama dalam penanganan konflik dua desa antara Sibenpopo dan Banemo di Kabupaten Halmahera Tengah.

“Pak Kapolda ini catatkan sejarah baru di Maluku Utara, bagaimana tidak, masalah di Patani yang hari Jumat sempat ricuh tapi pada keesokan harinya tepat hari sabtu semua warga sudah saling berpelukan dan saling memaafkan satu dengan yang lain,” kata Wagub.

Meskipun hari terakhir menjabat sebagai Kapolda Maluku Utara, Wagub berharap agar kasus atau masalah dua desa di Patani dapat terselesaikan secara cepat karena sudah terjadi cukup lama.

“Semoga dengan berakhir penugasan di Polri khususnya di Maluku Utara, kasus Sibenpopo dan Banemo dapat diselesaikan secara jelas,” akunya.

Terpisah Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol. Waris Agono dalam sambutannya mengakui, Maluku Utara memiliki catatan khusus terutama saat mengambil sikap untuk meminda aktivitas Polda dari Ternate ke Sofifi.

Kapolda juga mengakui, saat bertugas di Maluku Utara sempat menghadapi beberapa permasalahan mulai dari masalah pertambangan di STS, WKM, Position hingga masalah Banemo dan Sibenpopo.

“Alhamdulillah berbagai masalah yang terjadi dapat kita lalui bersama dengan bersinergi antara satu dengan yang lain,” katanya.

Kapolda berharap dengan dibangunnya gedung SPKT ini, kedepan pelayanan masyarakat di Polda Maluku Utara bisa lebih ditingkatkan sehingga keberadaan Polri di tengah-tengah masyarakat dapat dirasakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....