Besok, Pemda Haltim Mediasi AMBRUK Fayaul dan PT JAS
- 28 Apr 2026 18:50 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Haltim- Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur menjadwalkan mediasi antara Aliansi Masyarakat Budidaya Rumput Laut Bergerak Desa Fayaul dengan PT Jaya Abadi Semesta (JAS). Pertemuan tersebut akan dilaksanakan Rabu 29 April 2026 di kantor bupati sebagai langkah penyelesaian konflik yang terus berkembang.
Agenda mediasi ini merupakan respons pemerintah daerah atas dinamika tuntutan warga pesisir yang menggantungkan hidup pada sektor budidaya rumput laut. Pemerintah berupaya menghadirkan dialog terbuka guna mempertemukan kepentingan masyarakat dengan pihak perusahaan secara berimbang dan konstruktif.
Aliansi Masyarakat Budidaya Rumput Laut Bergerak atau AMBRUK menjadi representasi warga Desa Fayaul dalam memperjuangkan keberlangsungan ekonomi berbasis laut. Kelompok ini aktif menyuarakan dampak aktivitas industri terhadap lingkungan serta keberlanjutan usaha budidaya rumput laut masyarakat setempat.
Koordinator AMBRUK Julfian Wahab dijadwalkan hadir bersama perwakilan warga untuk menyampaikan tuntutan secara langsung dalam forum mediasi tersebut.
Ia menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah daerah sebagai penengah agar aspirasi masyarakat tidak terabaikan dalam proses penyelesaian konflik.
“Kami berharap mediasi besok menghasilkan solusi nyata yang melindungi petani rumput laut dari dampak aktivitas perusahaan,” ujar Julfian Wahab kepada RRI, Selasa 28 April 2026. Ia menambahkan masyarakat tidak menolak investasi namun meminta keadilan serta perlindungan terhadap sumber penghidupan mereka.
Sementara itu pihak PT JAS juga dijadwalkan hadir untuk memberikan penjelasan serta tanggapan atas berbagai tuntutan yang disampaikan masyarakat. Kehadiran perusahaan diharapkan membuka ruang komunikasi yang lebih transparan serta mendorong tercapainya kesepakatan bersama.
Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengawal jalannya mediasi secara netral dan profesional demi kepentingan bersama. Pemerintah juga meminta seluruh pihak menahan diri serta menjaga situasi tetap kondusif agar proses dialog dapat berjalan dengan baik.
“Kami akan memastikan mediasi berjalan transparan dan mengutamakan kepentingan masyarakat tanpa mengabaikan keberlangsungan investasi daerah,” kata Bupati dengan tegas. Ia mengajak semua pihak menjadikan dialog sebagai jalan utama penyelesaian konflik demi menjaga stabilitas daerah secara berkelanjutan.
Mediasi ini menjadi momentum penting dalam meredam ketegangan sekaligus mencari titik temu antara kepentingan ekonomi masyarakat dan aktivitas perusahaan. Hasil pertemuan diharapkan mampu memberikan kepastian serta menciptakan hubungan yang lebih harmonis antara warga dan investor di Halmahera Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....