Wali Kota Cup Race I Gunakan Regulasi Baru, Pengawasan Diperketat
- 27 Apr 2026 14:12 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Tidore- Ajang balap motor Wali Kota Cup Race I dipastikan menggunakan regulasi terbaru tahun 2026 yang telah disepakati bersama. Keputusan ini diambil melalui pra meeting antara panitia dan seluruh peserta guna menjaga kualitas kompetisi tetap profesional.
Ketua Bidang Olahraga Sepeda Motor IMI Provinsi Maluku Utara Shaldi Kharie menegaskan regulasi tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama. Ia menyebut penerapan aturan baru bertujuan menjaga profesionalitas serta memastikan seluruh pembalap mengikuti standar teknis yang ditetapkan.
“Dalam pra meeting sudah disepakati bahwa kita menggunakan regulasi terbaru,” ujarnya. Ia menjelaskan regulasi terbaru mencakup berbagai aspek teknis balapan mulai dari spesifikasi motor hingga penggunaan BBM.
Menurutnya perubahan regulasi terjadi setiap tahun namun tidak semua kelas mengalami perubahan signifikan dalam penerapan aturan tersebut. “Perubahan regulasi memang terjadi setiap tahun, tetapi tidak semua kelas,” katanya lagi.
Dalam ajang ini sekitar 5 kelas akan dipertandingkan dengan aturan teknis berbeda termasuk pengaturan penggunaan BBM. Penggunaan BBM sangat memengaruhi kecepatan serta ketahanan motor sehingga diatur secara ketat sesuai regulasi terbaru.
Panitia juga menegaskan akan memberikan sanksi tegas bagi peserta yang melanggar aturan teknis yang telah ditetapkan. Sanksi tersebut termasuk diskualifikasi jika peserta mengganti komponen motor setelah finis sebelum menjalani pemeriksaan teknis resmi.
Sementara itu persiapan sirkuit menjelang pelaksanaan event balap motor ini telah mencapai 85 persen. Ketua IMI Kota Tidore Kepulauan Abdul Gafur Maradjabessy menyebut pekerjaan tersisa hanya penambahan pagar pembatas serta perangkat pendukung. “Persiapan sirkuit sudah 85 persen, tinggal penambahan pagar,” ujarnya.
Panitia juga akan berkoordinasi dengan seluruh tim peserta terkait kebutuhan teknis termasuk BBM selama pelaksanaan. Koordinasi dilakukan agar semua tim dapat mengikuti event dengan baik tanpa kendala teknis yang berarti di lapangan. Event ini mendapat dukungan penuh Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dan ditargetkan menarik 6.000 hingga 7.000 penonton.
Selain menjadi ajang olahraga balap motor kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta sektor pariwisata daerah. Di sisi peserta, sejumlah tim memastikan kesiapan mereka meskipun sempat menghadapi kendala teknis akibat perubahan regulasi terbaru. Penyesuaian spesifikasi motor membutuhkan waktu karena aturan baru diterbitkan sekitar 1 bulan terakhir sebelum pelaksanaan event.
“Kami tetap mengikuti regulasi yang sudah ditetapkan meski ada kendala,” ujarnya. Perwakilan Antabatik Racing Team juga menyampaikan kesiapan penuh meskipun terdapat penyesuaian akibat aturan yang baru diterapkan.
Mereka memastikan seluruh tim telah siap 100 persen untuk bertarung dalam ajang Wali Kota Cup Race I. “Kami sudah siap 100 persen untuk bertarung,” katanya tegas.
Wali Kota Cup Race I tidak hanya menjadi ajang adu kecepatan tetapi juga berdampak pada ekonomi masyarakat. Keikutsertaan tim dari luar daerah seperti Ambon dan Sorong diharapkan meningkatkan daya tarik wisata Kota Tidore Kepulauan.(Faisal Amin, Kontributor RRI).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....