Ritual Budaya dan Kearifan Lokal, Gabalil Hai Sua 2026 Siap Digelar Meriah
- 27 Apr 2026 13:40 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Tradisi budaya khas Kepulauan Sula, Gabalil Hai Sua, kembali akan digelar pada tahun 2026 dengan skala yang lebih besar dan meriah. Kegiatan yang mengangkat ritual budaya dan kearifan lokal ini dijadwalkan berlangsung pada 2 hingga 6 Mei 2026 di Sanana dan sekitarnya, dengan rute utama mengelilingi Pulau Sulabesi.
Gabalil Hai Sua merupakan ritual berjalan kaki mengelilingi pulau sejauh kurang lebih 180 kilometer yang melintasi sejumlah desa dan kecamatan. Tradisi ini dikenal sebagai simbol ketahanan, kebersamaan, serta penghormatan terhadap nilai-nilai leluhur yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Koordinator Divisi Lomba dan Acara, Alfarabi Umaternate, saat produksi podcast BACARITA RRI Ternate, Kamis, 23 April 2026 menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan penyelenggaraan kedua setelah pertama kali dilaksanakan pada tahun 2019. “Tahun 2026 ini dibuat dengan skala yang lebih besar, bahkan melibatkan masyarakat Sula yang berada di luar daerah seperti Jakarta, Jawa, Makassar, Ternate, Ambon dan daerah lainnya,” ujarnya.
Tradisi Gabalil Hai Sua telah tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dalam kategori pengetahuan tradisional.
Baca juga: https://rri.co.id/ternate/regional/2106637/tradisi-gabalil-hai-sua-resmi-dilindungi-negara
Tidak hanya menghadirkan ritual inti, Gabalil Hai Sua 2026 juga akan diramaikan dengan berbagai kegiatan lomba dan partisipasi masyarakat. Setiap tim peserta terdiri dari 10 orang dengan target sekitar 50 tim perwakilan desa, serta tambahan partisipasi pelajar dari tingkat SMP hingga SMA sebanyak 30 tim.
Selain itu, keterlibatan masyarakat diproyeksikan sangat besar, mulai dari warga desa, pelaku UMKM, hingga instansi pemerintah dan organisasi kepemudaan. Total partisipasi diperkirakan mencapai ribuan orang, menjadikan event ini sebagai salah satu kegiatan budaya terbesar di wilayah tersebut.
Gabalil Hai Sua tidak hanya bertujuan melestarikan tradisi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal. Aktivitas ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, memperkuat identitas budaya, serta meningkatkan pendapatan warga melalui berbagai aktivitas pendukung selama kegiatan berlangsung.
Dengan konsep yang lebih matang dan dukungan berbagai pihak, Gabalil Hai Sua 2026 diharapkan menjadi momentum kebangkitan budaya lokal Kepulauan Sula sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi daerah ke tingkat yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.
"Pihak panitia menargetkan tahun ini bisa mendatangkan wisatawan mancanegara maupun wisatawan lokal yang lebih banyak agar budaya Gabalil Hai-Sua ini tidak akan hilang dan bahkan tetap lestari serta bisa dijadikan sarana mempromosikan kekayaan budaya Kepulauan Sula". ujar Ketua Panitia Gabalil Hai-Sua Tahun 2026, Hi. Faruk Bahnan menambahkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....