Pertamina Perkuat Pasokan LPG di Maluku Utara, Cegah Dampak Geopolitik Global

  • 26 Apr 2026 19:42 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Pertamina Patra Niaga bergerak cepat memperkuat jaminan ketersediaan LPG di Maluku Utara di tengah dinamika geopolitik global yang kian kompleks. Langkah ini diwujudkan melalui forum diskusi strategis bersama pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan guna merumuskan strategi menjaga stabilitas pasokan energi di wilayah di Maluku Utara.

Pertemuan tersebut melibatkan Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Wakil Ketua DPRD Malut, Kabinda Malut, perwakilan Bank Indonesia, Ditreskrimsus Polda Malut, serta jajaran Dinas ESDM, Dinas Perhubungan, dan Hiswana Migas. Diskusi berfokus pada langkah konkret menjaga ketersediaan LPG di tengah potensi gangguan rantai pasok akibat situasi global yang tidak menentu.

Sebagai terobosan, Pertamina Patra Niaga memaksimalkan supply point LPG dari Ambon untuk memperkuat stabilitas stok di Maluku Utara. Langkah ini diambil sebagai strategi mitigasi terhadap potensi hambatan distribusi dari Surabaya yang selama ini menjadi salah satu jalur pasokan utama.

Sales Area Manager (SAM) Retail Maluku Utara, Candra Dion menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga ketersediaan LPG NPSO secara berkelanjutan. Menurutnya, pengalihan suplai ke Ambon menjadi solusi taktis agar distribusi tetap berjalan dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa gangguan signifikan.

Pertamina Patra Niaga hadir dalam orum diskusi strategis bersama pemerintah daerah dan sejumlah pemangku kepentingan guna merumuskan strategi menjaga stabilitas pasokan energi di wilayah Maluku Utara, Jumat, 24 April 2026. (Foto: Pertamina Patra Niaga).

Penguatan distribusi saat ini dilakukan menggunakan kapal LCT dengan rute Ambon–Ternate sebagai solusi cepat menjaga pasokan. "Namun, skema ini menghadapi tantangan karena belum adanya jadwal kapal reguler, sehingga distribusi masih bergantung pada kapal sewa dengan biaya operasional yang lebih tinggi," ujarnya.

Selain itu, perubahan jalur distribusi juga berdampak pada biaya bongkar muat di pelabuhan yang turut memengaruhi harga jual LPG ke masyarakat. Kondisi ini menjadi perhatian bersama agar tetap dapat dikendalikan tanpa mengurangi akses masyarakat terhadap energi.

Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir mengapresiasi langkah cepat dan proaktif Pertamina Patra Niaga dalam merespons situasi. Ia menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan energi daerah di tengah tekanan global.

"Pemerintah daerah, mendukung penuh upaya menjaga suplai LPG agar masyarakat tidak mengalami kesulitan," kata Samsuddin. Ia juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan menggunakan LPG secara bijak sesuai kebutuhan.

Ke depan, pemerintah bersama stakeholder sepakat memperkuat jalur distribusi melalui program Tol Laut serta mengusulkan pengoperasian kapal reguler rute Ambon–Ternate. Selain itu, pembangunan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Maluku Utara juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan ketersediaan LPG tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....