Komisi I DPR-RI Dorong Postur Pertahanan TNI di Maluku Utara
- 22 Apr 2026 15:06 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR - RI) pada Rabu, 22 April 2026 melakukan kunjungan sekaligus menggelar reses di Komando Resort Militer (Korem 152/Babullah) Ternate.
Anggota Komisi DPR RI, Syamsu Rizal Marzuki Ibrahim menjelaskan, kunjungan ini untuk mencari tahu terkait tantangan yang dihadapi Korem 152/Babullah terutama dalam menjaga kawasan-kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Maluku Utara.
Dari berbagai catatan tersebut kata Syamsu, DPR RI mampu mendorong postur pertahanan untuk TNI di Maluku Utara lebih representatif. Terutama kebijakan Strategis Nasional di bidang industri pertahanan Nasional, daya dukung pengelolaan sumber daya Nasional untuk kepentingan pertahanan negara.
"Itu akan berkaitan dengan pengembangan kawasan-kawasan strategis nasional itu menjadi daerah lokomotif pembangunan. Jadi paling penting dari aspek pertahanan itu memberikan dorongan terhadap pengembangan industri-industri terutama bermuara pada peningkatan ekonomi nasional," ujarnya.
Menurutnya, catatan paling penting saat melakukan kunjungan tersebut bukan hanya pada aspek teknis, melainkan daya dukung infrastruktur yang masih sangat minim di beberapa wilayah yang juga berkaitan dengan antisipasi resiko konflik sosial atau instabilitas yang sering muncul di Maluku Utara.
"Ya, contoh seperti di Patani kemarin, karena kekurangan personil dan kekurangan sumber daya sehingga eskalasinya sempat meluas. Padahal kalau di dukung oleh personil dan kapasitasnya cukup, mungkin bisa diredam lebih cepat," katanya.
Masalah tersebut lanjut Syamsu jika kita tidak diperhatikan maka dampaknya akan melebar hingga ke faktor ekonomi, keamanan serta pertahanan.
“Yang kita inginkan supaya kemampuan dan kapasitas dari seluruh infrastruktur pertahanan itu mendukung teman-teman TNI kita disini," sambungnya.
Ia menilai, masalah multi sektor di Maluku Utara seperti blank spot di beberapa wilayah Kabupaten juga perlu ada perhatian dari pihak Kementerian terkait sehingga akselerasi pembangunan pangkalan TNI perlu dibangun dan mampu memberikan pergerakan pasukan.
“Akses internet dan listrik juga harus didukung, sehingga temuan ini akan dirumuskan. Intinya Korem disini memiliki nilai strategis sehingga kita berharap juga ada dukungan pusat agar mempercepat dan menciptakan Multiplier effect terhadap produktivitas antara pertahanan dan pertumbuhan PSN terutama Hilirisasi yang sangat berpengaruh pada peluang ekonomi warga," ucapnya mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....