Film “Sebelum Tanda Tangan” Bawa Desa Tewil ke Panggung Nasional
- 22 Apr 2026 06:05 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Haltim - Di tengah keterbatasan desa, Tewil di Kecamatan Kota Maba, Halmahera Timur justru melangkah hingga panggung nasional tahun ini. Melalui Lomba Jaga Desa Awards, desa tersebut berhasil menembus empat besar tingkat nasional yang diselenggarakan Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Bagi Kepala Desa Renyan Malicang, capaian ini bukan sekadar prestasi, tetapi hasil kerja bersama masyarakat desa. Ia menyebut keberhasilan tersebut lahir dari semangat kolektif untuk membangun desa yang lebih terbuka dan bertanggung jawab.
Dalam ajang tersebut, Desa Tewil mengusung film pendek berjudul Sebelum Tanda Tangan yang sarat makna. Film ini mengangkat pentingnya kejujuran dan transparansi dalam setiap proses administrasi sebelum penandatanganan dokumen resmi desa.
| Baca juga: Bripda Diki Sabet Emas di Porprov 2026 |
Renyan mengaku ide film tersebut berangkat dari realitas yang dihadapi dalam tata kelola pemerintahan desa sehari hari. Ia ingin menghadirkan pesan sederhana namun kuat agar setiap keputusan dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
“Film ini kami buat sebagai pengingat bahwa setiap tanda tangan memiliki tanggung jawab besar terhadap masyarakat,” ujarnya kepada RRI, Rabu 22 April 2026. Ia menegaskan bahwa transparansi adalah kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah desa.
Menurutnya, film tersebut bukan hanya untuk perlombaan, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat desa. Nilai kejujuran dan integritas diharapkan bisa tumbuh dari hal kecil yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
Melalui karya tersebut, Desa Tewil ingin menunjukkan bahwa perubahan dapat dimulai dari kesadaran bersama di tingkat desa. Ia percaya bahwa pemerintahan yang bersih dapat terwujud jika semua pihak memiliki komitmen yang sama.
Sebagai bentuk apresiasi, Renyan bersama jajaran terkait hadir langsung menerima penghargaan di Jakarta. Momen tersebut menjadi pengalaman berharga yang memperkuat keyakinannya untuk terus mendorong perubahan di desa.
“Kami hadir langsung di Jakarta pada acara puncak kemarin tanggal 19 April dan menerima penghargaan dan itu menjadi kebanggaan bagi masyarakat Desa Tewil,” katanya. Ia menilai capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus berkarya dan berinovasi ke depan.
Renyan menambahkan bahwa keikutsertaan dalam program Jaga Desa menjadi bagian dari komitmen memperkuat tata kelola pemerintahan. Program tersebut dinilai sejalan dengan upaya menciptakan desa yang bersih dan bebas dari praktik korupsi.
Ia berharap apa yang dilakukan Desa Tewil dapat menjadi inspirasi bagi desa lain di Halmahera Timur. Semangat untuk menjaga integritas diharapkan terus tumbuh dan menjadi budaya dalam pemerintahan desa.
Dari sebuah desa kecil di Halmahera Timur, pesan tentang kejujuran kini menggema hingga tingkat nasional. Desa Tewil membuktikan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah sederhana yang dilakukan dengan konsisten.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....