Industri Kopi Ternate Melejit, Pemprov Siapkan Barista Tersertifikasi

  • 18 Apr 2026 13:34 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Maluku Utara kembali menggelar pelatihan sertifikasi barista angkatan II pada 18–21 April 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Cafe Garasi Morasa, Ternate Utara, Kota Ternate, sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif, khususnya industri kopi.

Pelatihan dan sertifikasi ini melibatkan sejumlah lembaga profesional, di antaranya Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Kopi Edukasi, serta Lembaga Sertifikasi Profesi Budidaya Kopi Berkelanjutan (LSP-BKB). Para peserta akan dibimbing oleh instruktur dan asesor berpengalaman dari lembaga Kopi Edukasi.

Baca juga: Media Coffee Fest 2026 Dorong Ekonomi Kreatif hingga Pariwisata Malut

Kepala Disparekraf Maluku Utara, Tahmid Wahab, mengatakan industri kopi di Indonesia, termasuk di Kota Ternate dan Maluku Utara secara umum, tengah berkembang pesat dan membuka peluang kerja yang luas bagi masyarakat.

Menurutnya, peluang tersebut harus diimbangi dengan keterampilan dan kompetensi yang memadai agar tenaga kerja lokal mampu bersaing di pasar kerja.

“Pelatihan dan sertifikasi ini hadir bukan hanya untuk mengajarkan teknik meracik kopi yang enak, tetapi juga memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar kopi, teknik espresso, hingga pelayanan prima kepada pelanggan,” ujar Tahmid Wahab, Sabtu 18 April 2026.

Baca juga: Ilham Juara MCF Barista Competition 2026 Ternate

Ia menambahkan, sertifikasi kompetensi menjadi bekal penting bagi peserta untuk meniti karier di industri kopi maupun membangun usaha mandiri.

“Melalui sertifikasi ini, kami berharap para peserta dapat memiliki keahlian yang diakui dan dapat bersaing di pasar kerja, baik sebagai barista profesional maupun untuk memulai usaha sendiri,” ujarnya.

Suasana Pelatihan Sertifikasi Barista di Ternate yang digelar Disparekraf Maluku Utara.(Foto: RRI/Fuad).

Tahmid juga berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal dengan menyerap ilmu dari para instruktur dan mengikuti praktik secara serius.

“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, serap ilmu dari para instruktur, praktik dengan sungguh-sungguh, dan jadilah barista yang kompeten serta berdedikasi tinggi,” kata Tahmid.

Program sertifikasi barista ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Maluku Utara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, sekaligus memperkuat daya saing generasi muda di sektor pariwisata dan kuliner.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....