Kadikbud Hadir di Sibenpopo, Bawa Ijazah hingga Seragam Sekolah
- 17 Apr 2026 19:02 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Pemerintah Provinsi Maluku Utara terus mempercepat penanganan dampak bencana di sektor pendidikan. Menindaklanjuti arahan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadikbud) Maluku Utara bersama jajaran mengunjungi Desa Sibenpopo, Kabupaten Halmahera Tengah, Sabtu 17 April 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari respons cepat pemerintah daerah terhadap masyarakat terdampak bencana alam maupun sosial, sekaligus memastikan layanan pendidikan tetap berjalan normal.
Dalam agenda itu, Kadikbud melakukan monitoring dan evaluasi pelaksanaan ujian akhir. Hari itu merupakan hari terakhir sumatif kelulusan bagi sembilan siswa SMK Negeri 9 yang mengikuti ujian di Kantor Desa Sibenpopo. Proses ujian dilaporkan berlangsung lancar tanpa hambatan berarti.
Kadikbud didampingi Kepala Bidang SMK Makmur, serta sejumlah pejabat fungsional Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Utara.
Selain meninjau pelaksanaan ujian, rombongan juga menyerahkan bantuan berupa paket seragam sekolah kepada 22 siswa SMA dan SMK yang terdampak bencana beberapa waktu lalu. Bantuan tersebut meliputi kemeja, celana, topi, dan sepatu.
Kadikbud menjelaskan, bantuan itu berasal dari sumbangan sukarela pegawai Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bentuk kepedulian kepada para siswa yang terdampak musibah.
Tak hanya itu, pemerintah juga menyerahkan tiga ijazah milik warga Sibenpopo yang sebelumnya hilang akibat kebakaran. Penyerahan dokumen pendidikan tersebut merupakan tindak lanjut arahan gubernur agar dilakukan pendataan serta fasilitasi pengurusan dokumen masyarakat yang terdampak.
“Kami juga masih terus melakukan pendataan. Jika masih ada warga yang kehilangan ijazah, akan segera kami bantu proses pengurusannya sesuai ketentuan,” ujar Kadikbud.
Mantan Pj. Sekprov ini menegaskan, langkah tersebut penting agar masyarakat dapat kembali menggunakan ijazah untuk berbagai keperluan administrasi, pekerjaan, maupun pendidikan lanjutan.
Kegiatan ini menjadi bukti komitmen Pemprov Maluku Utara dalam menjaga keberlangsungan pendidikan sekaligus menghadirkan bantuan nyata bagi warga terdampak bencana.
Selain di Sibenpopo, monitoring dan evaluasi juga dilakukan di sejumlah sekolah lain di Halmahera Tengah, di antaranya SMA Negeri di Banemo, SMK Negeri 7, serta SMA Negeri 2 di Desa Loman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....