AJI Ternate Serukan Jurnalisme Damai Terkait Konflik di Halmahera
- 03 Apr 2026 12:43 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Ternate menyerukan kepada seluruh insan pers di Maluku Utara untuk mengedepankan prinsip jurnalisme damai dalam meliput konflik di Halmahera Utara (Halut) dan Halmahera Tengah (Halteng).
Dalam situasi yang sensitif, jurnalis dinilai memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga ruang publik tetap sehat, tidak memperkeruh keadaan, serta tidak menjadi bagian dari penyebaran informasi yang dapat memicu ketegangan baru.
Ketua AJI Ternate, Yunita Kaunar, berharap seluruh jurnalis bekerja secara profesional dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik. Setiap informasi yang disajikan harus akurat, berimbang, dan melalui proses verifikasi yang ketat.
"Kami ingatkan agar jurnalis tidak mengumbar kebencian, tidak menggunakan narasi provokatif, serta menghindari penyebutan identitas yang berpotensi memperuncing konflik. Maka media harus menjadi penyejuk, bukan pemicu," kata Yunita, Jumat 3 April 2026.
Selain itu, pemberitaan diharapkan berorientasi pada kepentingan publik dengan mengedepankan nilai kemanusiaan, perdamaian, dan persatuan. Ruang media harus dimanfaatkan untuk membangun pemahaman, bukan memperdalam perpecahan.
"AJI Ternate juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas konflik yang terjadi di Halmahera Utara dan Halmahera Tengah yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial serta keselamatan masyarakat," katanya.
AJI menegaskan, pers memiliki peran penting dalam menjaga ruang publik yang sehat dan kondusif. Karena itu, jurnalisme harus hadir sebagai bagian dari solusi, bukan sumber konflik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....