Pantai Darko Sofifi Jadi Laboratorium Edukasi Lingkungan Masyarakat
- 31 Mar 2026 19:18 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Sofifi - Upaya penanganan sampah laut di Maluku Utara tak lagi sekadar seremonial. Kolaborasi antara BKKBN Maluku Utara, TNI, dan Polri menjadikan kawasan Pantai Darko, Pelabuhan Sofifi, sebagai ruang edukasi nyata bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem pesisir.
Gerakan yang dikemas dalam program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat penanganan sampah laut secara terpadu. Kegiatan tersebut juga menjadi pelaksanaan ketiga yang dilakukan secara berkelanjutan di wilayah tersebut.
Berbeda dari aksi bersih pantai pada umumnya, kegiatan ini menekankan pendekatan edukatif. Masyarakat pesisir tidak hanya dilibatkan dalam pembersihan, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai dampak sampah laut terhadap kesehatan lingkungan, ekonomi, hingga kualitas hidup keluarga.
Sekretaris Perwakilan BKKBN Maluku Utara, Ansar Jainahu, menegaskan bahwa Gerakan ASRI akan terus digelar secara rutin setiap pekan.
“Gerakan ASRI ini bukan sekadar bersih-bersih, tetapi upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa menjaga lingkungan adalah bagian dari tanggung jawab bersama,” ujar Ansar kepada rri.co.id usai kegiatan bersih-bersih, Selasa 31 Maret 2026.
Ia menambahkan, edukasi yang dilakukan di lapangan diharapkan mampu mengubah pola pikir masyarakat dalam jangka panjang.
“Kami ingin masyarakat memahami bahwa lingkungan yang bersih akan berdampak langsung pada kesehatan keluarga dan masa depan generasi. Karena itu, kegiatan ini akan terus kami lakukan secara rutin setiap minggu,” katanya.
Ansar juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyelesaikan persoalan sampah laut.
“Tidak mungkin persoalan ini diselesaikan sendiri. Sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat menjadi kunci utama agar upaya ini berkelanjutan dan memberi dampak nyata,” ucapnya.
Keterlibatan aparat dari Polsek Oba Utara dan Koramil 1505-05/Sofifi turut memperkuat pesan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.
Melalui kegiatan ini, Ansar berharap Pantai Darko tidak hanya menjadi kawasan bersih, tetapi juga simbol gerakan kolektif masyarakat Maluku Utara dalam menjaga laut dan lingkungan pesisir. Edukasi yang konsisten diyakini mampu membentuk perilaku baru, di mana menjaga kebersihan menjadi bagian dari gaya hidup sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....