Mahasiswa Unkhair Bantu Pemulihan Pascabencana Tapanuli Selatan

  • 31 Mar 2026 15:31 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Tapanuli Selatan — Tim Gamalama Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Khairun melaksanakan Program Mahasiswa Berdampak (PMB) Pasca-Bencana di Desa Batu Hula dan Desa Garoga, Kabupaten Tapanuli Selatan, wilayah yang terdampak banjir bandang.

Kegiatan yang dipimpin apt. Amran Nur, ini melibatkan mahasiswa Program Studi S1 Farmasi dan S1 Psikologi FKIK Universitas Khairun. Program tersebut mengusung pendekatan pemberdayaan masyarakat dengan fokus pada pemulihan kesehatan, psikososial, serta lingkungan masyarakat terdampak.

Berbagai kegiatan edukatif dan pendampingan dilakukan secara langsung kepada warga, di antaranya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), edukasi psikososial bagi anak-anak, pelatihan pembuatan sabun berbahan eco-enzyme, serta edukasi pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk kebutuhan tanggap bencana.

Selain itu, Tim Gamalama juga menyalurkan 60 paket sembako kepada warga terdampak banjir bandang. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang hingga saat ini masih bertahan di tenda pengungsian selama lebih dari 100 hari.

Momentum bulan suci Ramadan turut dimanfaatkan tim dengan melaksanakan kegiatan kemanusiaan lainnya, seperti menyiapkan minuman dan hidangan berbuka puasa bagi warga terdampak. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang masih menghadapi kondisi sulit pascabencana.

Ketua Tim Gamalama, apt. Amran Nur, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kontribusi sivitas akademika Universitas Khairun dalam mendukung percepatan pemulihan masyarakat terdampak bencana.

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan tidak hanya sebatas bantuan material, tetapi juga penguatan kapasitas masyarakat agar lebih tangguh menghadapi situasi darurat di masa mendatang.

Program ini terlaksana berkat dukungan pendanaan Hibah Program Mahasiswa Berdampak (PMB) Kemdiktisaintek Tahun 2026, serta dukungan dari LPPM dan Rektor Universitas Khairun. Tim Gamalama Universitas Khairun juga menjadi satu-satunya penerima hibah Program Mahasiswa Berdampak dari wilayah Indonesia Timur.

Melalui kegiatan ini, Tim Gamalama berharap dapat mempercepat pemulihan pascabencana sekaligus meringankan beban masyarakat terdampak yang telah cukup lama hidup dalam keterbatasan di pengungsian. Program ini juga menjadi wujud sinergi antara pendidikan tinggi, kepedulian sosial, dan pemberdayaan masyarakat dalam menjawab persoalan kemanusiaan di daerah terdampak bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....