IBM Maluku Utara Kembali Aktif, Perkuat Konsolidasi Orang Maluku

  • 16 Mar 2026 16:43 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Kepengurusan Ikatan Basudara Maluku (IBM) di Maluku Utara kembali aktif setelah sempat vakum selama beberapa tahun terakhir. Organisasi yang menjadi wadah pemersatu sekaligus pusat konsolidasi masyarakat Maluku di Maluku Utara itu kini mulai berbenah untuk memperkuat perannya dalam kehidupan sosial dan pembangunan daerah.

Aktivasi kembali IBM tidak terlepas dari serangkaian diskusi yang dilakukan oleh berbagai tokoh Maluku di Maluku Utara. Diskusi tersebut melibatkan kalangan pemuda hingga para sesepuh, yang memiliki kesamaan pandangan bahwa keberadaan organisasi ini penting sebagai ruang silaturahmi dan penguatan persaudaraan masyarakat Maluku di perantauan.

Saat ini IBM Maluku Utara berada di bawah koordinasi Sekretaris Umum Abu Zubair Latupono bersama Ali Lating. Keduanya mulai melakukan berbagai langkah konsolidasi, termasuk membentuk panitia pelantikan pengurus baru serta melakukan koordinasi dengan berbagai tokoh penting di Maluku Utara.

Abu Zubair Latupono menjelaskan, sebelum pelantikan pengurus baru untuk masa bakti lima tahun ke depan dilaksanakan, pihaknya terlebih dahulu melakukan silaturahmi dengan para tokoh daerah. Hal ini dilakukan untuk meminta nasihat, pandangan, serta dukungan terhadap keberadaan IBM di Maluku Utara.

“Terutama para Sultan, juga Gubernur, Kapolda, Danrem 152 Baabullah serta para pemimpin lintas agama. Ini agar keberadaan orang Maluku di Maluku Utara bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga turut memberikan kontribusi bagi pembangunan di berbagai bidang,” ujar perwira Polda Maluku Utara tersebut, Senin, 16 Maret 2026.

Sejauh ini, pengurus dan panitia IBM telah melakukan silaturahmi dengan pihak kesultanan di Maluku Utara. Pertemuan dilakukan dengan Sultan Jailolo, Sultan Tidore, Kesultanan Bacan, serta Kesultanan Ternate sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi dan dukungan budaya.

Sultan Tidore, Husain Alting Sjah, menyampaikan dukungan terhadap keberadaan IBM. Ia berharap organisasi tersebut tidak hanya memandang diri sebagai komunitas pendatang, melainkan sebagai bagian dari keluarga besar budaya di wilayah Moloku Kie Raha.

Menurutnya, masyarakat Maluku memiliki keterkaitan sejarah dan kultur yang erat dengan empat kesultanan di Maluku Utara. Karena itu, hubungan persaudaraan tersebut harus terus dirawat agar dapat memberikan kontribusi positif bagi kehidupan masyarakat.

Hal senada juga disampaikan Sultan Jailolo Ahmad Sjah yang berharap IBM dapat menjadi wadah pemersatu bagi berbagai elemen masyarakat di Maluku Utara. Ia menekankan pentingnya semangat persaudaraan dan kebersamaan dalam menjaga harmoni sosial di daerah tersebut.

Harapan serupa turut disampaikan perangkat adat dari Kesultanan Bacan dan Kesultanan Ternate. Mereka menilai kehadiran IBM dapat memperkuat hubungan kekeluargaan serta menjaga nilai-nilai budaya yang telah lama terjalin antara masyarakat Maluku dan Maluku Utara.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan Pengurus IBM se-Maluku Utara, Ali Lating, menyampaikan apresiasi kepada empat kesultanan yang telah menerima kehadiran pengurus dan panitia IBM tahun 2026. Menurutnya, sambutan hangat tersebut menjadi energi positif bagi penguatan organisasi ke depan.

“Keramahan, keterbukaan, dan dialog yang penuh kesantunan dalam balutan persaudaraan memberikan banyak insight bagi panitia dan keluarga besar Maluku di Maluku Utara,” kata Ali Lating yang juga dosen Universitas Muhammadiyah Maluku Utara (UMMU).

Ia menambahkan, berbagai dialog yang berlangsung selama silaturahmi dengan pihak kesultanan melahirkan gagasan-gagasan segar dan produktif. Diskusi tersebut juga memperkuat semangat untuk merawat silaturahmi serta melahirkan gerakan literasi sejarah dan budaya.

Gerakan tersebut diharapkan dapat menelusuri kembali jejak hubungan historis antara masyarakat Maluku dan kesultanan-kesultanan di Maluku Utara. Dengan begitu, nilai persaudaraan yang telah lama terjalin dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya.

Ali Lating juga menyampaikan bahwa panitia saat ini masih menunggu konfirmasi untuk melakukan silaturahmi dengan sejumlah pimpinan daerah dan tokoh agama. Di antaranya Gubernur Maluku Utara, Kapolda, Danrem 152 Baabullah, Ketua MUI, Mufti Moloku Kie Raha, serta para pemimpin gereja.

Menurutnya, pertemuan dengan berbagai tokoh tersebut diharapkan dapat memperkuat dukungan terhadap keberadaan IBM sekaligus memastikan organisasi ini dapat berkontribusi bagi kemajuan Maluku Utara melalui semangat persaudaraan dan kebersamaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....