SAHARA Ke-9 Dibuka, Sekda Halsel Dorong Jadi Event-Daerah

  • 25 Feb 2026 17:36 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Bacan – Kegiatan Sejuta Hikmah Ramadhan (SAHARA) ke-9 tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Merdeka Bacan, Selasa 24 Februari 2026. Pembukaan agenda tahunan yang digagas Generasi Muda Kesultanan (GEMA SUBA) itu dilakukan oleh Sultan Bacan bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Halmahera Selatan.

Sekda Halmahera Selatan, Abdillah Kamarullah, menyampaikan apresiasi atas konsistensi GEMA SUBA menghadirkan kegiatan bernuansa spiritual dan adat setiap Ramadan. Ia bahkan mendorong agar SAHARA ditetapkan sebagai agenda resmi daerah.

“Secara pribadi dan atas nama PEMDA HALSEL, saya jujur merasa bangga dengan adik-adik GEMA SUBA yang telah menghadirkan kegiatan seperti ini disetiap bulan Ramadhan, untuk itu kami siap dorong dan kawal agar kegiatan ini menjadi ivent Daerah yang diperkuat dengan Peraturan Bupati (PERBUP),”ujarnya.

Dukungan serupa datang dari Sultan Irsyad Sjah yang menilai SAHARA memiliki nilai strategis dalam menjaga identitas dan akar budaya di tengah arus modernisasi.

Menurutnya, kemajuan zaman tidak boleh membuat generasi muda tercerabut dari jati diri sejarah dan adat istiadat.

“Di tengah perubahan dan kemajuan zaman, kita tidak boleh kehilangan akar. Sebab Sejarah telah membuktikan bahwa kejayaan suatu peradaban lahir dari kemampuannya menjaga identitas, sebagaimana kegemilangan Kesultanan kita di Masa silam yang berdiri kokoh karena berpijak pada adat, ilmu, dan nilai spiritual yang lurus,”kata Sultan.

“Adat bukan sekadar seremoni. Tradisi bukan sekadar warisan benda dan upacara. Spiritualitas bukan sekadar simbol.namun Ketiganya adalah nafas kehidupan yang menuntun akhlak, membentuk karakter, dan menjaga keseimbangan antara manusia dengan Tuhan, manusia dengan sesama, serta manusia dengan alam,”

Ia juga menyerukan peran aktif generasi muda dalam menghadapi globalisasi tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur.

“Jadilah insan yang modern tanpa tercerabut dari tradisi. Jadilah cendekia yang rasional tanpa kehilangan spiritualitas. Jadilah pemimpin masa depan yang tegas namun tetap santun dalam adat,”ucapnya.

Sementara itu, Ketua GEMA SUBA, M. Husni Muslim, menegaskan bahwa inovasi dan terobosan tetap akan dilakukan, namun esensi SAHARA sebagai perpaduan pilar kepemudaan, spiritualitas, dan adat harus terus dijaga.

“untuk teman- teman GEMA SUBA saya menitipkan harapan besar, agar meski kita terus melakukan terobosan di masa mendatang, namun kegiatan yang memadukan antara pilar Kepemudaan, Pilar Spritualitas dan pilar Adat ini tidak bisa kita hapuskan, sebab ini adalah nafas roh hadirnya GEMA SUBA itu sendiri,”kata M. Husni.

Pembukaan yang mengusung tema “Saruma Sebagai Navigasi Peradaban” tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Bobato Dunia Akhirat, pimpinan Bank Mandiri, Direktur Utama BPRS Saruma, Camat Bacan, para pimpinan dan santri TPQ se-Halmahera Selatan, serta pengurus Gemstone Kolano Bacan.

Rangkaian kegiatan SAHARA tahun ini menghadirkan beragam perlombaan dan agenda edukatif, di antaranya lomba Adzan, Hifdzil Qur’an, Tartil Qur’an, Cerdas Cermat Islami, Ranking 1 Islami, pidato Bahasa Bacan, Tadabbur Syirah (FGD Boki Fatimah), Tadabbur Ilmi (teori dan praktik jenazah serta fikih puasa), hingga pawai obor (Ofto).

Dengan dukungan pemerintah daerah dan Kesultanan Bacan, SAHARA diharapkan tak sekadar menjadi agenda Ramadan, tetapi juga ruang pembinaan karakter generasi muda yang berakar pada adat, ilmu, dan nilai spiritual.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....