FGD IDI Malut Soroti Akses Disabilitas dan Politik Identitas
- 25 Feb 2026 03:08 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Maluku Utara menggelar FGD Penyusunan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Hotel Boulevard, Selasa 24 Februari 2026. Kegiatan ini melibatkan perwakilan partai politik, akademisi, serta pimpinan media untuk memperkuat kualitas demokrasi daerah secara berkelanjutan.
Kepala Kesbangpol Provinsi Maluku Utara, Armin Zakaria, menyampaikan catatan penting terkait capaian IDI berdasarkan data terbaru BPS dan analisis lapangan. Ia menyebut skor IDI Maluku Utara tahun 2024 berada pada angka 67,80 persen dengan sejumlah indikator perlu perhatian serius.
"Skor IDI Maluku Utara tahun 2024 berada pada angka 67,80 persen dan beberapa indikator masih membutuhkan perhatian serius bersama," ujar Armin Zakaria. Ia menyoroti akses kelompok rentan terutama fasilitas penyandang disabilitas di TPS yang dinilai belum sepenuhnya merata.

Selain itu, pendidikan politik dinilai belum maksimal karena kaderisasi partai sering dilakukan hanya menjelang Pemilu maupun Pilkada. Keterbukaan informasi publik di sejumlah kabupaten kota juga belum merata, termasuk publikasi APBD serta program pemerintah daerah.
Armin menambahkan pengaruh politik identitas dan kekerabatan masih kuat dalam dinamika demokrasi lokal Maluku Utara saat ini. Ia menegaskan pentingnya penguatan lintas sektor melalui FGD agar indikator lemah dapat ditingkatkan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Fachrudin Tukuboya, menegaskan FGD ini memiliki peran strategis meningkatkan kualitas demokrasi daerah. "Demokrasi yang kuat akan memperkokoh persatuan dan mendorong pemerataan pembangunan. Juga membuka ruang inovasi memperkuat IDI Maluku Utara," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....