Pascabanjir Loloda, PLN Normalisasi Listrik 6.013 Pelanggan
- 24 Feb 2026 12:11 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara bergerak cepat memulihkan pasokan listrik yang sempat terganggu akibat banjir dan longsor di wilayah Loloda dan Loloda Utara, Kabupaten Halmahera Utara.
Cuaca ekstrem disertai hujan lebat memicu kerusakan pada jaringan distribusi listrik yang berdampak pada 6.013 pelanggan. Sejumlah fasilitas kelistrikan mengalami gangguan serius, mulai dari tiang roboh, kabel tertimbun material longsor, hingga gardu yang terendam air. Demi menjaga keselamatan warga dan petugas, beberapa jalur aliran listrik sempat dihentikan sementara.
General Manager PLN UIW Maluku dan Maluku Utara, Noer Soeratmoko, menegaskan bahwa aspek keselamatan serta percepatan pemulihan menjadi fokus utama perusahaan dalam menangani gangguan akibat bencana alam.
“Setiap proses perbaikan kami lakukan dengan standar keselamatan yang ketat. PLN berupaya secepat mungkin memulihkan sistem kelistrikan agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat bisa kembali normal,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa koordinasi lintas unit terus diperkuat, termasuk dukungan personel, peralatan teknis, dan material cadangan guna memastikan respons darurat berjalan efektif.
Sejak kejadian berlangsung, tim teknis PLN UP3 Tobelo langsung turun ke lapangan melakukan pemetaan titik kerusakan. Meski dihadapkan pada akses jalan terputus serta kondisi tanah yang labil, proses perbaikan tetap berjalan. Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan mendahulukan jaringan utama sebelum menyasar jaringan tegangan rendah yang langsung terhubung ke pelanggan.
Manager PLN UP3 Tobelo, Anton Tonapa, menyampaikan bahwa seluruh kekuatan personel dikerahkan demi mempercepat normalisasi pasokan, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan.
“Listrik merupakan kebutuhan vital, termasuk untuk mendukung aktivitas ibadah masyarakat. Kami berkomitmen agar warga Loloda dan Loloda Utara segera kembali menikmati layanan listrik secara normal,” katanya.
Langkah teknis yang dilakukan mencakup penggantian tiang rusak, pemasangan ulang kabel distribusi, pembersihan gardu terdampak, serta pengujian sistem sebelum aliran listrik dinormalkan. PLN juga mengerahkan genset, kendaraan operasional, serta stok material cadangan, sembari berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat setempat untuk memperlancar mobilisasi tim.
Hingga Senin (24/2), seluruh pelanggan terdampak sebanyak 6.013 pelanggan telah kembali mendapatkan pasokan listrik. Sistem kelistrikan di wilayah Loloda dan Loloda Utara pun berhasil dipulihkan sepenuhnya dalam waktu relatif singkat pascabencana.
Memasuki Ramadhan 1447 Hijriah, PLN memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga dan mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan potensi bahaya kelistrikan di lingkungan sekitar.
Respons cepat ini menjadi wujud komitmen PLN untuk senantiasa hadir menjaga keandalan listrik, termasuk dalam situasi darurat, demi mendukung aktivitas serta kenyamanan masyarakat Halmahera Utara.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....