Maluku Utara Tembus Peringkat Dua Pelayanan KB Nasional

  • 23 Feb 2026 21:37 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Sofifi - Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN di Provinsi Maluku Utara kembali mencatat prestasi membanggakan dalam Pelayanan Keluarga Berencana Serentak pada momentum KB Awal Tahun atau Pantau KB 2026. Hingga 22 Februari 2026, Maluku Utara berhasil menempati posisi kedua secara nasional untuk seluruh indikator utama.

Capaian tersebut meliputi peserta baru sebesar 184,50 persen dari target, peserta baru metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) mencapai 182,98 persen, serta layanan KB pasca persalinan yang melonjak hingga 692,42 persen dari target yang ditetapkan.

Kepala Perwakilan BKKBN Maluku Utara, Victor Palimbong, menyebut hasil ini sebagai wujud nyata komitmen pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

“Pada Asta Cita ke-4; Penguatan pembangunan SDM, kesehatan, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan dan pemuda. Salah satu strategi penting dalam mendukung misi tersebut adalah melalui Pengendalian Penduduk dan Penguatan program Kependudukan serta Kesehatan Reproduksi,” ujarnya kepada rri.co.id, Senin 23 Februari 2026.

Ia menambahkan bahwa berbagai program percepatan atau quick win BKKBN seperti GENTING, GATI, TAMASYA, Super Apps, dan SIDAYA telah berjalan efektif di Maluku Utara. Implementasi tersebut dinilai mampu menjawab isu strategis, mulai dari stunting, fenomena fatherless, penguatan taman pengasuhan anak, hingga pemberdayaan keluarga dan lansia.

Dari sisi indikator kependudukan, angka Total Fertility Rate (TFR) Maluku Utara tercatat 2,33 berdasarkan data terbaru, turun signifikan dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 2,43. Meski menunjukkan tren positif, capaian tersebut masih sedikit di atas target nasional sebesar 2,10 sehingga memerlukan upaya lanjutan yang lebih intensif.

“Keberhasilan pada momentum Pantau KB 2026 ini tidak lepas dari peran dan komitmen masyarakat, kader KB, Tim Pendamping Keluarga (TPK), tenaga kesehatan, PKB/PLKB, OPD KB se-Maluku Utara, Tim Pembina Wilayah, Tim Kerja, serta seluruh mitra kerja. Ini adalah kerja kolaboratif,” kata Victor.

Dengan performa tersebut, BKKBN Maluku Utara optimistis dapat terus memperkuat program Bangga Kencana, meningkatkan kualitas dan ketahanan keluarga, serta berkontribusi signifikan dalam memanfaatkan bonus demografi demi terwujudnya Indonesia Emas 2045.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....