Penyebab KM. Intim Teratai Kandas Didalami Polairud Malut

  • 17 Feb 2026 21:11 WIB
  •  Ternate

‎RRI.CO.ID, Ternate - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara melalui Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) mulai melakukan penyelidikan untuk mengungkap insiden kandasnya KM. Intim Teratai di perairan Pulau Makian, Halmahera Selatan. Kapal tujuan Halmahera Selatan ke Kota Ternate tersebut membawa 246 penumpang, Selasa, 17 Februari 2026.

‎Fokus utama penyelidikan saat ini adalah menelusuri kemungkinan adanya unsur kelalaian di luar ketentuan yang diatur dalam Undang-Undang Pelayaran.

Hal tersebut dikemukakan langsung, Direktur Polisi Perairan dan Udara (Direpolairud) Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Azhari Juanda melalui ‎Kasubdit Gakkum, Kompol Riki Arinanda saat dikonfirmasi di pelabuhan Ahmad Yani Ternate.

Langkah awal penyelidikan lanjut Kompol riki, akan diawali dari Syahbandar untuk mengaudit dan mengkroscek prosedur pelayaran yang berlaku.

‎“Dari pihak Syahbandar kita koordinasi dulu nanti, untuk mengecek apakah ada kelalaian selain dari Undang-Undang Pelayaran,” ujar Kompol Riki.

‎Ia menegaskan proses investigasi akan dilakukan secara transparan. Jika ditemukan bukti kelalaian baru atau pelanggaran hukum lainnya, hasil penyelidikan akan disampaikan kepada publik.

‎“Kalau ada temuan, nanti kita tetap koordinasi. Seperti apa temuannya, nanti akan kita sampaikan,” tandasnya.

‎Hingga kini, tim penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-bukti di lapangan untuk memastikan ada tidaknya pihak yang bertanggung jawab atas dugaan kelalaian dalam kecelakaan pelayaran tersebut.

Sementara itu, Kepala Basarnas Ternate, Iwan Ramdani secara terpisah menyatakan, berdasarkan data manifes jumlah penumpang dan ABK tercatat sebanyak 149 orang, namun setelah dilakukan pendataan ulang oleh tim SAR gabungan, jumlah korban yang dievakuasi tercatat sebanyak 246 orang.

“Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat namun ada beberapa yang mengalami cedera patah tulang,” ucapanya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....