Koperasi Merah Putih Tabona Jadi Percontohan Merek Kolektif

  • 11 Feb 2026 18:33 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID Ternate –  Kantor Wilayah Kementerian Hukum Maluku Utara melakukan penguatan pada Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Tabona, bertempat di Aula Kelurahan Tabona, pada hari Selasa 10 Februari 2026. Kunjungan yang dilakukan bertujuan untuk menjadikan KKMP Tabona sebagai percontohan bagi KDMP lainnya.

Kakanwil Kemenkum Maluku Utara, Budi Argap Situngkir menyampaikan bahwa pendirian 1.185 koperasi merah putih di Malut berlandaskan semangat gotong-royong masyarakat, mengolah potensi lokal di bidang pertanian, perkebunan, perikanan, dan sumber daya lainnya. Potensi bisnis yang dikelola koperasi merah putih harus dilindungi melalui merek kolektif.

Dalam kunjungan Kanwil Kemenkum Maluku Utara, Kepala Divisi Pelayanan Hukum, Rian Arvin menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjadikan KKMP Tabona sebagai percontohan bagi KDMP lainnya. Khususnya dalam pengelolaan dan pemanfaatan merek kolektif sebagai upaya perlindungan kekayaan intelektual yang terstruktur dan berkelanjutan di wilayah Maluku Utara.

“Kami ingin KKMP Tabona menjadi contoh yang baik bagi koperasi lain, terutama dalam pendaftaran merek kolektif. Produk unggulan seperti sirup pala dan manisan pala memiliki nilai ekonomi yang besar dan perlu dilindungi secara hukum,” ungkap Rian.

Seluruh potensi kekayaan intelektual yang dimiliki anggota koperasi didorong segera didaftarkan, baik merek usaha perorangan, hak cipta produk, maupun merek kolektif KDMP. Sertifikat merek maupun hak cipta memiliki nilai ekonomis yang dapat dimanfaatkan sebagai agunan permodalan, sehingga dapat menjadi peluang untuk mendorong penguatan usaha dan kesejahteraan anggota koperasi.

Sementara itu, Lurah Tabona Ema Haruna menyampaikan KKMP Tabona merupakan koperasi merah putih pertama yang SK pendiriannya telah resmi diterbitkan. Untuk pembangunan kantor KDMP masih dalam proses.

Ditambahkan Ketua KDMP Tabona, Moh Abd Kadir, bahwa dari 55 potensi usaha yang dimiliki anggota, sebanyak 24 usaha telah terdaftar. Pihaknya siap untuk segera mengajukan pendaftaran merek kolektif KDMP Tabona dalam waktu dekat.

“Kami sangat terbantu dengan penjelasan dan pendampingan dari Kemenkum. Kami siap untuk menindaklanjuti pendaftaran merek kolektif sebagai langkah penguatan identitas koperasi,” ungkap Moh Abd Kadir.

Kegiatan kunjungan berakhir dengan pengecekan langsung progres pembangunan kantor KDMP Tabona. Dilakukan bersama oleh tim Kanwil Kemenkum Maluku Utara, Lurah Tabona, serta jajaran pengurus koperasi sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi fasilitas penunjang kelembagaan KDMP.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....