Hasby Yusuf Dorong Pemisahan Bulog Ternate dari Maluku

  • 06 Feb 2026 08:14 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate – Anggota DPD RI Dapil Maluku Utara, Hasby Yusuf, mendorong agar Perum Bulog Cabang Ternate dipisahkan dari wilayah Maluku agar penanganan ketahanan pangan di Maluku Utara dapat dilakukan lebih fokus.

Usulan ini disampaikan Hasby setelah mengadakan pertemuan dengan jajaran Bulog Cabang Ternate yang diterima Asisten Manajer Supply Chain dan Pelayanan Publik, Ulul Albab Suratin.

Hasby menjelaskan, pemisahan diperlukan karena faktor geografis dan keterbatasan anggaran yang membuat Bulog sulit menangani dua wilayah sekaligus, yakni Maluku dan Maluku Utara. Ia menegaskan akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk mempercepat proses pemisahan tersebut.

“Bulog harus fokus menangani Maluku Utara karena dengan kapasitas dan anggaran terbatas, tidak mungkin menjangkau dua wilayah yang letaknya berjauhan. Kami mendorong pemerintah pusat agar segera melakukan pemisahan agar ketahanan pangan di masing-masing wilayah dapat lebih optimal,” ujarnya, Kamis 5 Februari 2026.

Terpisah, Kepala Perum Bulog Cabang Ternate, Jefry Tanasy mengungkapkan bahwa rencana pemisahan wilayah kerja masih dalam tahap wacana dan diperkirakan membutuhkan waktu satu hingga tiga tahun ke depan. Saat ini, pihaknya masih fokus mendorong pembangunan gudang Bulog di tujuh kabupaten/kota di wilayah Maluku Utara.

“Ke depan memang direncanakan dua wilayah ini akan dipisahkan agar memudahkan koordinasi dan komunikasi. Namun untuk tahun ini belum bisa dipastikan, karena konsentrasi kami masih pada penambahan infrastruktur gudang di tujuh kabupaten/kota,” kata Jefry. 

Adapun tujuh kabupaten/kota yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan gudang Bulog yaitu Kepulauan Sula, Pulau Taliabu, Morotai, Halmahera Timur, Halmahera Barat, Halmahera Tengah, dan Halmahera Selatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....