Delapan Penumpang Longboat Terbalik di Perairan Obi Dievakuasi

  • 24 Jan 2026 20:59 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Halsel - Satu longboat dengan penumpang 8 orang terbalik dan tenggelam di perairan Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, Rabu, 21 Januari 2026.

Delapan penumpang yang menjadi korban tersebut, berhasil dievaluasi dengan selamat oleh Polairud Marnit Pulau Obi yang respon cepat dan koordinasi solid.

Loangboat dengan nama Do’a Istriku ini, pertama kali dilihat dalam kondisi tenggelam pada pukul 16.10 WIT dan langkah awal adalah melakukan penyelamatan dengan mengerahkan longboat dan kapal patroli KP.XXX 1007 menuju lokasi kejadian.

Selain KP.XXX 1007, evakuasi korban juga dibantu oleh Kapal TB. Seroja Hercules sehingga satu korban lainnya berhasil diselamatkan oleh longboat nelayan.

Setelah evakuasi dilakukan, Kapal TB. Harmony berhasil menarik longboat ke perairan dangkal Pantai Mala-Mala, dan dengan bantuan longboat masyarakat serta SB. Trimegah Patrol 01 milik PT. Harita sehingga longboat berhasil dibawa ke darat.

Delapan korban selamat tersebut seluruhnya merupakan Anak Buah Kapal (ABK) dari KM. Cinta Umroh, kemudian diangkut menggunakan SB. GPS 05 milik PT. Harita untuk kembali ke kapal induk mereka di Kepulauan Mala-Mala.

Berdasarkan analisis awal Polairud Marnit Obi, kecelakaan ini diduga disebabkan oleh kombinasi faktor teknis dan alam sehingga mesin longboat yang mati, kelebihan muatan, serta kondisi cuaca buruk dengan ombak besar di perairan Kawasi, Obi.

Kabid Humas Polda Malut Kombes Pol. Wahyu Istanto Bram saat dikonfirmasi, Sabtu, 24 Januari 2026 mengimbau masyarakat, khususnya pengguna transportasi laut, agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan melengkapi diri dengan alat keselamatan sebelum berlayar serta memastikan kondisi kapal dengan baik.

“Keselamatan adalah hal utama. Kami mengajak masyarakat untuk tidak memaksakan perjalanan laut apabila kondisi cuaca tidak memungkinkan,” tegasnya.

Kejadian ini kembali mengingatkan pentingnya keselamatan pelayaran, khususnya dalam memperhatikan kapasitas muatan dan kondisi cuaca sebelum berlayar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....