Wagub Sarbin Siapkan Operasi Besar Berantas Bom Ikan

  • 23 Jan 2026 11:58 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate– Pemerintah Provinsi Maluku Utara mengumumkan langkah serius dalam memerangi praktik penangkapan ikan ilegal, khususnya pengeboman ikan, yang selama ini menjadi ancaman besar bagi keberlanjutan ekosistem laut Indonesia timur. Komitmen itu ditegaskan Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, dalam pembukaan Musyawarah Provinsi (Musprov) Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) Maluku Utara 2026 di Emerald Hotel Ternate, Kamis 22 Januari 2026.

Dalam pernyataannya, Sarbin menegaskan bahwa perlindungan laut bukan lagi isu lokal, melainkan agenda strategis nasional yang menyangkut masa depan ekonomi berkelanjutan Indonesia. Ia menyebut, ketergantungan terhadap sektor tambang tidak bisa dijadikan tumpuan jangka panjang, sehingga Maluku Utara harus mulai mengarahkan pembangunan pada sektor wisata bahari dan sport tourism sebagai basis ekonomi baru.

“Nilai jual Maluku Utara ke depan adalah olahraga dan wisata bahari. Laut kita masih sangat baik dibanding banyak daerah lain, tetapi terancam oleh sampah dan praktik pengeboman ikan yang merusak biota laut,” kata di hadapan pengurus Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) dan pimpinan cabang olahraga.

Sarbin mengungkapkan, pemerintah daerah akan segera membentuk tim lintas sektor yang melibatkan aparat keamanan, pemerintah kabupaten/kota, serta instansi teknis untuk melakukan pengawasan dan penindakan di wilayah rawan illegal fishing. Strategi penindakan tidak hanya menyasar pelaku di laut, tetapi juga jalur distribusi di darat.

“Kita akan menutup ruang ekonomi bagi praktik ilegal ini. Pasar ikan tidak boleh lagi menerima hasil tangkapan dari bom ikan. Kalau mata rantainya diputus, praktik ini akan berhenti dengan sendirinya,” ujarnya.

Pendekatan tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari strategi nasional pemberantasan kejahatan lingkungan berbasis ekonomi, sekaligus mendorong masyarakat beralih ke praktik perikanan yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Sarbin juga mengapresiasi peran POSSI Maluku Utara yang dinilai konsisten mempromosikan keindahan bawah laut daerah selama lebih dari satu dekade, baik melalui kegiatan olahraga selam maupun pembinaan atlet. Ia menilai POSSI berperan sebagai garda depan pelestarian laut sekaligus duta wisata bahari daerah.

“Potensi bawah laut Maluku Utara selalu jadi perhatian tamu nasional, termasuk pejabat pusat. Ini bukti bahwa kekuatan kita ada di laut, dan itu harus dijaga bersama,” katanya.

Ia juga menyinggung kondisi fiskal daerah tahun 2026 yang masih dalam fase pemulihan, seraya mendorong seluruh cabang olahraga, termasuk KONI Maluku Utara, untuk membangun kolaborasi strategis dengan pemerintah pusat dan induk organisasi olahraga nasional guna memperoleh dukungan anggaran dan program pembinaan.

Musprov POSSI Maluku Utara 2026 turut dihadiri unsur kepolisian perairan, perwakilan TNI AL, pengurus KONI Malut, pengurus POSSI, serta sejumlah cabang olahraga seperti catur, pencak silat, karate, taekwondo, dan muay thai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....