Meriah! Sekprov Buka North Maluku Dance 2025

  • 29 Des 2025 04:26 WIB
  •  Ternate

KBRN, Sofifi: Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda melalui Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, secara resmi membuka pelaksanaan North Maluku Dance Competition 2025 yang digelar Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Malut di Alun-alun Sofifi, Minggu (28/12/2025).

Dalam sambutan tertulis Gubernur yang dibacakan Sekda, Sherly Tjoanda menyampaikan bahwa ajang tersebut tidak sekadar menjadi perlombaan tari, tetapi juga ruang perayaan jati diri dan persatuan masyarakat Maluku Utara melalui seni budaya.

“Hari ini kita tidak sekadar berkumpul. Kita merayakan jati diri dan menghidupkan budaya leluhur melalui gerak tubuh, irama, dan jiwa,” ujar Samsuddin saat membacakan sambutan.

Ia menegaskan, North Maluku Dance Competition menjadi panggung persatuan bagi seluruh kabupaten/kota di Maluku Utara untuk menampilkan kebanggaan, cerita, serta denyut kebudayaan masing-masing daerah.

“Dari Ternate hingga Kepulauan Sula, dari Halmahera Barat sampai Halmahera Tengah, dari Tidore hingga Pulau Morotai, kita berdiri sejajar dan bersatu dalam tarian Maluku Utara,” katanya.

Menurutnya, tari di Maluku Utara bukan hanya soal keindahan gerak, tetapi juga sejarah yang hidup, doa yang bergerak, serta bahasa jiwa yang diwariskan lintas generasi. Setiap hentakan kaki dan kibasan tangan mencerminkan keberanian, kelembutan, kearifan adat, solidaritas, dan martabat orang Maluku Utara.

Kepada para peserta, Sekda menyebut para penari muda sebagai penjaga warisan budaya sekaligus duta budaya masa depan. Ia menekankan bahwa menang atau kalah bukan tujuan utama, melainkan keberanian tampil, kejujuran berkarya, serta kesungguhan menjaga ruh budaya dalam setiap gerakan.

“Kalian adalah bukti bahwa tradisi tidak pernah kalah oleh zaman selama ada generasi yang merawatnya,” ucapnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi Maluku Utara berkomitmen menjadikan seni dan budaya sebagai fondasi pembangunan daerah, penguatan ekonomi kreatif, serta identitas Maluku Utara di tingkat nasional hingga internasional.

Dalam kesempatan itu, Samsuddin juga menyampaikan bahwa pemerintah akan menyiapkan penari-penari muda terbaik dari Maluku Utara untuk berkompetisi pada berbagai ajang seni tari di tingkat nasional dan internasional.

Kegiatan pembukaan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Maluku Utara, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, pimpinan OPD Pemprov Malut, para camat dan lurah se-Kecamatan Oba, tokoh adat, tokoh seni budaya, maestro tari, koreografer, serta ratusan penari dari berbagai daerah di Maluku Utara.

North Maluku Dance Competition 2025 diharapkan menjadi ruang aktualisasi generasi muda dalam melestarikan budaya sekaligus mendorong tumbuhnya ekosistem seni dan ekonomi kreatif di Bumi Moloku Kie Raha.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....