Haji Robert, Sosok Dibalik Berdirinya Gereja GMIH-Tobelo Pascakebakaran

  • 23 Des 2025 20:59 WIB
  •  Ternate

KBRN, Tobelo: Semangat toleransi dan moderasi beragama kembali mengemuka di Indonesia Timur melalui peresmian dan pentahbisan Gedung Gereja Pusat Imanuel Gamsungi Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH), di Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, Selasa (23/12/2025). Peresmian ini menuai apresiasi luas karena melibatkan kontribusi besar Presiden Direktur PT Nusa Halmahera Minerals (NHM), Haji Robert Nitiyudo Wachjo, dalam pembangunan kembali rumah ibadah tersebut.

Kontribusi Haji Robert dinilai menjadi teladan nyata penghormatan lintas iman. Meski kini memeluk Islam, tokoh yang sebelumnya beragama Kristen itu tetap menunjukkan kepedulian mendalam terhadap umat Kristiani, khususnya karyawan NHM dan masyarakat Halmahera Utara. Peresmian yang berlangsung menjelang Natal ini memberi ruang bagi jemaat untuk beribadah dan merayakan hari besar keagamaan dengan lebih khidmat di gereja yang baru.

Peresmian gedung gereja ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Sekretaris Daerah Samsuddin A Kadir , pihak gereja, serta NHM yang diwakili Deputy Director Operations/Kepala Teknik Tambang, Rara Dodo Lawolo. Prosesi dilanjutkan dengan pengguntingan pita dan penyerahan kunci kepada Ketua Umum Sinode GMIH, Pdt. Dr. Demianus Ice, sebagai simbol resmi dibukanya gereja pusat tersebut bagi jemaat.

Kehadiran para undangan disambut tarian tradisional cakalele, merefleksikan kuatnya kearifan lokal yang berpadu dengan semangat kebersamaan. Acara ini dihadiri Sekretaris Provinsi Maluku Utara, Bupati Halmahera Utara, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, para pendeta dan pimpinan GMIH, tokoh pemuda, tokoh agama, serta unsur pemerintah daerah, menegaskan dukungan kolektif lintas sektor terhadap pembangunan spiritual dan kohesi sosial.

Bupati Halmahera Utara, Piet Hein Babua, menyebut pembangunan kembali gereja ini sarat makna karena sebelumnya gedung tersebut terdampak musibah kebakaran.

“Setelah mengalami musibah kebakaran, banyak orang bertanya kapan gereja ini akan dibangun kembali. Puji Tuhan, lewat tangan orang yang berhati mulia dan tulus, yakni Haji Robert, gereja ini bisa dibangun kembali. Beliau sudah banyak membantu warga Halut, bahkan sejak masa Covid-19. Saya menilai beliau layak disebut sebagai tokoh kemanusiaan di daerah ini,”ujarnya.

Sekretaris Provinsi Maluku Utara, Samsuddin A. Kadir, yang hadir mewakili Gubernur, turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi NHM dan Haji Robert.

“Kami sangat mengapresiasi Pak Haji Robert yang telah membantu membangun Gedung Gereja Pusat Imanuel Gamsungi GMIH. Semoga ini menjadi pusat keagamaan, sosial, dan pembinaan umat Kristen di Maluku Utara,” katanya.

Apresiasi serupa disampaikan Ketua Umum Sinode GMIH, Pdt. Dr. Demianus Ice. Ia menilai kontribusi tersebut sebagai wujud kepedulian tulus dan berkelanjutan.

“Sosok Haji Robert adalah pribadi yang memberi kontribusi luar biasa. Beliau tidak ingin tampil di depan, tetapi konsisten hadir dalam aksi-aksi sosial bagi masyarakat Maluku Utara,” ucapnya.

Peresmian Gereja Pusat GMIH Tobelo ini menjadi simbol kuat kolaborasi antara masyarakat, gereja, dunia usaha, dan pemerintah daerah. Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam mendukung agenda nasional penguatan toleransi, moderasi beragama, dan pembangunan sosial yang inklusif, sejalan dengan semangat persatuan dalam keberagaman Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....