Kesultanan Ternate Apresiasi Launching Buku Sultan Baabullah
- 25 Nov 2025 06:27 WIB
- Ternate
KBRN,Ternate: Kesultanan Ternate, Maluku Utara, mengapresiasi peluncuran buku “Sultan Baabullah Datu' Syah, Pahlawan Nasional Sang Pembebasan dari Timur (1528-1583)” yang berlangsung di Pendopo Kesultanan Ternate, Senin (24/11/2025).
Jo Hukum Soa-Sio Kesultanan Ternate, Gunawan Yusuf Radjim, menyampaikan bahwa pihak Kesultanan sangat menghargai kerja keras peneliti, penulis, penerbit, serta Dispersip Kota Ternate yang telah melahirkan karya monumental tentang Sultan Baabullah.
“Hari ini kita tidak sekadar launching buku, tetapi juga merayakan kembali roh perlawanan, kedaulatan, dan keagungan maritim yang pernah dibentangkan oleh leluhur kita, Sultan Baabullah Datu Syah,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa di bawah komando Sultan Baabullah, armada Ternate tidak hanya mengusir kekuatan kolonial Portugis, tetapi juga menegakkan martabat bangsa di Nusantara bagian timur.
“Bukan hanya seorang sultan, tetapi simbol kedaulatan. Warisan terpenting dari Sultan Baabullah adalah ketegasan dalam mempertahankan martabat bangsa yang tidak dapat ditukar dengan emas atau rempah. Kedaulatan harus dipertahankan meski dengan pengorbanan besar,” jelasnya.
Ia menambahkan, kepemimpinan Sultan Baabullah mampu mengayomi di tengah konflik internal maupun eksternal, serta menyatukan berbagai etnis dan kerajaan di bawah panji Ternate.
“Ini adalah pelajaran tentang persatuan, kerukunan, dan Bhineka Tunggal Ika yang sesungguhnya,” tambahnya.
Gunawan juga menyoroti wawasan maritim Sultan Baabullah yang menjadikan Ternate sebagai pusat perdagangan dan perpolitikan dunia kala itu.
“Kekuatan maritim Ternate diakui imperium dunia, dan masa depan Indonesia adalah laut,” katanya.
Menurutnya, buku yang diluncurkan ini menjadi jembatan yang menghubungkan kejayaan masa lalu dengan cita-cita masa depan.
“Penulis dan penerbit telah menjalankan tugas mulia, bukan hanya mendokumentasikan fakta, tetapi juga menghidupkan kembali semangat Sultan Baabullah,” ujarnya.
Gunawan menutup dengan menegaskan bahwa karya ini merupakan bekal berharga bagi generasi muda di Maluku Utara dan Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....