Pemprov Malut Uji Kompetensi ASN Lewat MACT

  • 07 Okt 2025 18:57 WIB
  •  Ternate

KBRN, Ternate: Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda terus berupaya meningkatkan profesionalitas aparatur sipil negara (ASN) di seluruh jajarannya. Mulai 8 Oktober 205, seluruh pegawai di lingkup Pemprov Maluku Utara, baik pejabat eselon II, III, IV, maupun pegawai fungsional dan pelaksana yang memenuhi syarat kepangkatan, akan mengikuti penilaian potensi dan kompetensi melalui Mobile Assisted Competency Test (MACT).

Program ini digelar bekerja sama dengan Unit Layanan Penilaian Kompetensi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (ULPKPSDM) FISIP Universitas Padjadjaran serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Pelaksana Tugas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku Utara, Zulkifli Bian, membenarkan rencana tersebut. Ia menjelaskan, pelaksanaan uji kompetensi ini merupakan langkah strategis Pemprov dalam memperkuat tata kelola dan profesionalisme ASN di daerah.

“Penyelenggaraan penilaian potensi dan kompetensi ASN melalui metode MACT ini, ditujukan untuk mempercepat penyediaan data potensi dan kompetensi, dalam rangka mengimplementasikan manajemen talenta, termasuk penerapan sistem meritnya,”

ucap Zulkifli kepada rri.co.id, di Ternate, Selasa (7/10/2025).

Melalui metode MACT, setiap ASN akan dinilai berdasarkan sejumlah indikator utama, seperti kompetensi manajerial, sosio-kultural, literasi digital, hingga emerging skills yang kini menjadi bagian penting dalam pengembangan karier aparatur negara.

Menurut Zulkifli, hasil dari uji kompetensi ini nantinya akan digunakan sebagai dasar dalam proses promosi jabatan, rotasi, hingga peningkatan manajemen talenta ASN di lingkungan Pemprov Maluku Utara.

“Tujuannya agar setiap ASN memiliki profil kompetensi yang jelas, sehingga proses pembinaan dan penataan jabatan di Pemprov Malut, dapat dilakukan secara objektif dan terukur,”

ujarnya.

Pelaksanaan MACT dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu, 8 Oktober 2025, di SMK Negeri 1 Kota Ternate. Kegiatan ini diikuti oleh pegawai yang belum sempat menjalani tes serupa pada gelombang sebelumnya.

“Awalnya peserta berjumlah 598 orang. Untuk kali ini, kita lanjutkan dengan peserta dari eselon II, III, IV, jabatan fungsional, serta pelaksana yang memenuhi syarat kepangkatan. Hari ini undangan sudah mulai disampaikan, dan ada sekitar 350 peserta yang akan mengikuti,”

kata Zulkifli.

Melalui pelaksanaan uji kompetensi berbasis digital ini, Pemprov Maluku Utara menegaskan komitmennya untuk memperkuat penerapan sistem merit dan mewujudkan birokrasi yang kompeten, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....