Momen Keceriaan Anak-anak Halteng Bersama Gubernur Sherly
- 23 Jul 2025 23:09 WIB
- Ternate
KBRN, Halteng: Suasana cerah pagi itu di Weda, Halmahera Tengah, tak sekadar menyambut rutinitas belajar-mengajar seperti biasa. Ada yang istimewa. Ratusan siswa SD, SMP, hingga SMA menyambut kedatangan seorang tamu penting Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda.
Dengan senyum hangat dan sapaan akrab, Gubernur Sherly menutup kunjungan kerjanya di Halmahera Tengah pada 23 Juli 2025 dengan merayakan Hari Anak Nasional yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Maluku Utara,. Didampingi Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangaji, Gubernur menyambangi tiga sekolah sekaligus: SD Negeri 1 Halteng, SMP Negeri 1 Halteng, dan SMA Negeri 1 Halteng.
Tak sekadar datang, Gubernur Sherly duduk bersama anak-anak, berdialog, bermain, hingga mendengarkan keluh kesah mereka. Di hadapan para siswa, ia menyampaikan pesan optimisme penuh keibuan.
“Saya percaya anak-anak Maluku Utara pintar, kuat, dan berani. Tapi potensi saja tidak cukup, kalian harus mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk masa depan,” ujar Sherly.
Kunjungan itu bukan sekadar seremonial. Gubernur secara langsung menerima masukan dari para murid terkait kebutuhan tenaga pengajar dan fasilitas pendidikan. Seorang siswi SMA Negeri 1 Weda dengan lantang menyampaikan kekurangan guru di hadapan Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi.
“Kami kekurangan guru Ekonomi, Olahraga, Sosiologi, dan Seni Budaya,” ucapnya.
Respons cepat pun datang. Bupati Ikram Sangaji menyatakan kesiapannya membantu penyediaan peralatan ekstrakurikuler seperti marching band. Ia juga telah merencanakan pengadaan meja berstandar Citos untuk mendukung kenyamanan belajar siswa SMA.

Momen keceriaan Gubernur Sherly Tjoanda bersama anak-anak SD di Halmahera Tengah.(Foto: Iren for RRI).
Gubernur Sherly mengapresiasi inisiatif tersebut dan menitipkan pesan kepada seluruh siswa untuk tidak melupakan tanggung jawab sosial di masa depan.
“Ketika kalian nanti jadi pejabat atau pengambil kebijakan, pastikan hadir dan berguna bagi banyak orang. Apresiasi untuk Pak Bupati yang sudah mendukung pendidikan,” ucapnya.
Kehangatan perayaan Hari Anak semakin terasa saat Gubernur turut mencoba permainan tradisional seperti cenge-cenge, congklak, hingga lompat tali bersama para murid. Suara tawa dan sorakan anak-anak mengiringi momen yang sederhana namun membekas.
Hari itu bukan sekadar peringatan nasional. Di Halmahera Tengah, Hari Anak dirayakan dengan kebersamaan, empati, dan harapan. Harapan tentang generasi masa depan Maluku Utara yang tidak hanya pintar, tapi juga dipersiapkan dan diperjuangkan dengan sepenuh hati.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....