Malut Siap Ekspansi Lewat Kerja Sama 4 Provinsi

  • 16 Jun 2025 06:44 WIB
  •  Ternate

KBRN, Batam: Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, bersama tiga kepala daerah lainnya resmi menjalin kerja sama mendorong potensi daerah ke pasar internasional. Penandatanganan kesepakatan bersama dilakukan di Kota Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (14/6/2025).

Penandatanganan ini langsung dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal. Terdapat berbagai sektor penting yang yang dikerjasamakan diantaranya, investasi, pariwisata, UMKM, industri, hingga ketahanan pangan.

Gubernur Sherly Laos, sangat bangga Maluku Utara menjadi bagian penting dari kerja sama ini. Dengan potensi yang dimiliki, mereka siap berkolaborasi dengan Provinsi Kepulauan Riau, Lampung, dan Jawa Barat.

"Maluku Utara tidak berbeda jauh dengan Provinsi Kepri, siap bekerja sama, terutama di bidang hasil budidaya laut,"ujar Gubernur Sherly.

Maluku Utara sangat terkenal dengan potensi sumber daya alamnya, tidak hanya nikel dan emas, wilayah ini juga kaya akan rempah-rempah, perikanan dan kelautan, serta sektor pertanian. Di sisi lain, sektor pariwisata dan sejarah juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Kerja sama kali ini merupakan wujud dari arahan Presiden RI melalui Kementerian Dalam Negeri guna membuka ruang kerja sama antardaerah yang tertuang dalam Permendagri No. 22 Tahun 2022 tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah dengan Daerah Lain dan Kerja Sama Daerah dengan Pihak Ketiga.

Gubernur Ansar mengatakan, kegiatan kerja sama yang dilaksanakan ini juga terinspirasi dari hasil kegiatan retreat di Magelang yang diikuti oleh kepala daerah dan wakil kepala daerah. Di mana masing-masing dari wilayah kita ternyata punya potensi dan keunggulan yang sangat memungkinkan untuk dikerjasamakan.

Sehingga, kata Ansar, keunggulan yang dimiliki masing-masing daerah nantinya akan makin berkembang. Sisi lain dari kerja sama ini juga akan meningkatkan akses yang lebih maju dan berkembang karena berhasil memadukan apa yang dimiliki oleh masing-masing wilayah.

"Dengan letak geografis Kepri yang berbatasan langsung dengan negara Singapura dan Malaysia, ke depan kita bisa menjadikan Kota Batam sebagai hub guna membuka akses pasar yang lebih luas dan mengambil market internasional," ucap Ansar, dilansir kepriprov.go.id.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....