Mengenal Tradisi 'Popas Lipu' dari Kesultanan Bacan
- 07 Nov 2024 19:24 WIB
- Ternate
KBRN, Bacan: Kesultanan Bacan di Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara memiliki tradisi Popas Lipu. Sebagai bentuk napak tilas terhadap sejarah Ibu Kota Kesultanan Bacan.
Popas Lipu memiliki makna keliling kampung, yang bertujuan untuk memohon kepada Sang Pencipta agar kampung tersebut terhindar dari wabah penyakit, musibah dan bencana.
Saat melaksanakan tradisi ini akan diawali dengan pembacaan doa di Masjid Kesultanan Bacan. Kemudian para tokoh adat akan melewati lokasi yang disebut dengan empat pintu, yakni dimulai dari arah Barat, Timur, Utara dan terakhir ke arah Selatan Kampung.
Selain para tokoh adat, tradisi Popas Lipu juga diikuti oleh masyarakat adat, paguyuban, organisasi kemasyarakatan, dan tokoh pemuda. Hal ini menandakan Popas Lipu sebagai sebuah tradisi untuk memperkuat silaturahmi antar sesama, dan untuk memelihara kerukunan.
Tradisi yang dilaksanakan dalam menyambut tahun baru Islam ini, bukan hanya merupakan salah satu bentuk syukur hamba terhadap Sang Pencipta. Namun, tradisi keliling kampung juga mencerminkan bahwa seorang pemimpin harus senantiasa melihat rakyatnya dari dekat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....