Jalan Lintas Oba Selatan Butuh Perhatian Pemprov Malut

  • 27 Okt 2024 14:35 WIB
  •  Ternate

KBRN, Sofifi: Masyarakat kembali berharap Pemerintah Provinsi Maluku Utara memberikan perhatian serius terhadap kondisi jalan lintas Payahe-Nuku, Kecamatan Oba Selatan, Provinsi Maluku Utara. Pasalnya, jalan rusak yang ditandai dengan banyaknya lubang dan batu kerikil yang muncul ke permukaan jalan mengancam keselamatan pengendara.

Kepada rri.co.id, Ketua Pemuda Desa Wama, Yamin S. Suara mengatakan bahwa jalan tersebut telah mengalami kerusakan selama bertahun-tahun tanpa perhatian serius Pemprov dan kondisinya semakin parah saat musim hujan.

“Masyarakat Oba Selatan ini sudah resah dengan jalan yang ada hampir 25 tahun. Kami, baik pemuda maupun mahasiswa, sudah sering menyuarakan masalah ini,” jelas Yamin, Minggu (27/10/2024).

Dia menambahkan bahwa kerusakan jalan ini berdampak pada akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan stabilitas ekonomi di wilayah Oba Selatan. Ia juga menyoroti perlunya perbaikan jalan lintas Payahe-Dehepodo yang hingga kini belum selesai.

“Di bulan Agustus kemarin, ada pengendara yang mengalami kecelakaan hingga meninggal dunia akibat kondisi jalan ini,” ungkapnya.

Selain masalah jalan, Yamin juga menyoroti kondisi jembatan di Dusun Lomaito yang tidak layak. Jembatan tersebut sudah dua kali ambruk meski telah diperbaiki, dan tetap putus saat hujan deras, menyulitkan aktivitas masyarakat yang ingin berpergian antara Lifofa dan Wama.

“Ini yang harus diperhatikan. Kami berharap jalan dan jembatan mendapat perhatian dari dinas terkait,” ujar Yamin, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....