Menyiapkan Pala Ternate Untuk Pasar Internasional
- 05 Okt 2024 18:58 WIB
- Ternate
KBRN, Ternate: Yayasan Solidaridad Network Indonesia (Solidaridad) dan PT Sinar Hijau Ventures (SHV), meningkatkan kapasitas usaha perhutanan sosial (KUPS) di Ternate, khususnya Pala.
Program ini berlangsung selama dua tahun, dari Desember 2023 hingga Desember 2025, dan bertujuan untuk menginkubasi serta mengkomersialkan hasil hutan, khususnya pala.
Dalam rangka mendukung tujuan tersebut, Solidaridad dan SHV mengadakan pelatihan pasca panen pala yang berlangsung pada tanggal 4 hingga 6 Oktober 2024 di Kantor Camat Ternate Tengah.
Pelatihan dengan tema "Menyiapkan Pala Ternate Untuk Pasar Internasional" ini dibuka secara resmi Kepala Kesatuan Pemangku Hutan KPH Ternate-Tidore, Ibrahim Tuheteru.
"Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan anggota dan pengurus KUPS di Kota Ternate,"ujar Ibrahim kepada rri.co.id, disela-sela pembukaan pelatihan, Jumat (4/10/2024).
Kota Ternate menjadi salah satu wilayah unggulan untuk tanaman pala, dengan luas area perkebunan yang meningkat dari 1.975 hektar pada 2022 menjadi 2.074 hektar pada 2023.
Cengkeh juga menunjukkan konsistensi dengan luas area yang sama, yakni 1.248 hektar di kedua tahun tersebut.
Pelatihan ini tidak hanya akan memperkenalkan teknik pemilihan dan pengolahan pala yang berkualitas, tetapi juga menekankan pentingnya pengetahuan yang dapat diwariskan kepada generasi mendatang.
Disamping itu, Ahli Pala dari Yayasan Silidaridad, Risky Rahman akan menjelaskan langkah-langkah Pala Ternate bisa tembus padar internasional.
Camat Ternate Tengah, Fahmi B Amin menyatakan harapannya agar para petani dapat mengambil manfaat dari pelatihan ini dan menerapkan ilmu yang didapat untuk meningkatkan kualitas produk mereka.
"Kualitas pala Ternate telah diakui secara nasional, dan kami berharap pelatihan ini dapat menjadi langkah awal bagi para petani untuk memperbaiki standar kualitas dan meningkatkan nilai jual produk mereka," ucap Fahmi.
Dengan pelaksanaan program ini, diharapkan akan tercipta ekosistem yang mendukung keberlanjutan pengelolaan sumber daya hutan, memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat, serta menjaga kelestarian lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....