TVRI Gandeng FolaPlay Hadirkan Streaming Piala Dunia 2026

  • 23 Mei 2026 10:03 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate - Lembaga penyiaran publik terus berinovasi dalam menghadirkan tayangan olahraga kelas dunia bagi masyarakat Indonesia. TVRI resmi menjalin kerja sama strategis dengan PT Folago Global Nusantara. Kolaborasi ini dilakukan untuk mendukung penyiaran Piala Dunia FIFA 2026 melalui layanan digital.

Kemitraan tersebut menghadirkan platform FolaPlay sebagai mitra Over The Top atau OTT resmi. Melalui platform ini, masyarakat dapat mengakses siaran pertandingan secara digital dengan lebih mudah. Layanan ini diharapkan mampu menjangkau penonton di berbagai wilayah Indonesia.

Sebagai pemegang hak siar resmi, TVRI akan menayangkan seluruh pertandingan dari fase grup hingga babak final. Siaran tersebut dapat dinikmati melalui televisi maupun platform digital yang telah disiapkan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperluas distribusi konten di era digital.

Direktur Utama TVRI, Rika Damayanti, menegaskan komitmen lembaganya dalam menyediakan akses siaran yang inklusif. Ia menyampaikan bahwa masyarakat di seluruh Indonesia dapat menikmati pertandingan secara luas. Kolaborasi ini juga dinilai sebagai langkah adaptif terhadap perkembangan teknologi penyiaran.

Kehadiran FolaPlay memungkinkan penonton menyaksikan pertandingan melalui berbagai perangkat digital. Akses dapat dilakukan menggunakan smartphone, tablet, hingga smart TV dengan koneksi internet. Fleksibilitas ini menjadi nilai tambah dalam meningkatkan pengalaman menonton masyarakat.

Pengembangan layanan OTT menjadi bagian penting dalam transformasi digital sektor penyiaran nasional. TVRI berupaya menyesuaikan diri dengan perubahan pola konsumsi media yang semakin berbasis internet. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing lembaga penyiaran publik di era modern.

Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat informasi resmi terkait skema layanan yang akan diterapkan. Belum dipastikan apakah akses streaming melalui FolaPlay akan tersedia secara gratis atau berbayar. Kepastian mengenai hal tersebut masih menunggu pengumuman lanjutan dari pihak terkait.

Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan siaran olahraga internasional di Indonesia. Sinergi antara penyiaran konvensional dan digital diharapkan mampu menjangkau lebih banyak penonton. Hal ini juga mencerminkan perubahan ekosistem media menuju platform berbasis teknologi.

Ke depan, kerja sama ini berpotensi menjadi model pengembangan layanan penyiaran digital di Indonesia. Integrasi teknologi dalam distribusi konten menjadi kunci dalam menghadapi persaingan industri media. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati tayangan berkualitas dengan akses yang lebih luas dan fleksibel.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....