Tidore Peringkat Kedua, IKT Morotai Soroti Minimnya Dukungan Dispora

  • 10 Jul 2026 23:36 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID,Tidore - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Kota Tidore Kepulauan pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XII Maluku Utara 2026 yang berlangsung di Pulau Morotai. Di tengah keterbatasan dukungan, para atlet pelajar mampu menunjukkan daya juang tinggi dengan mengoleksi puluhan medali dan menempatkan Tidore di papan atas klasemen sementara.

Hingga Jumat 10 Juli 2026, kontingen Tidore telah mengumpulkan 19 medali dan berada di peringkat kedua klasemen sementara. Salah satu pencapaian paling menonjol datang dari cabang olahraga atletik yang berhasil keluar sebagai juara umum dengan raihan 13 medali, terdiri atas enam medali emas, dua medali perak, dan lima medali perunggu.

Namun, di balik capaian tersebut, muncul sorotan dari Ikatan Keluarga Tidore (IKT) Morotai yang mengaku kecewa terhadap minimnya dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tidore Kepulauan.

Menurut sekertaris IKT Morotai Ridwan Mahmud, kontingen Tidore yang berlaga di Popda XII tidak memperoleh fasilitas pendampingan dan pembiayaan yang memadai selama berada di Morotai. Kondisi itu membuat organisasi kedaerahan tersebut mengambil inisiatif untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan para atlet secara mandiri.

Sebanyak 88 atlet yang mengikuti enam cabang olahraga, yakni atletik, bola voli, bola basket, taekwondo, pencak silat, dan karate, disebut mendapatkan bantuan konsumsi, transportasi, hingga akomodasi dari IKT Morotai selama mengikuti kejuaraan.

Pengurus IKT Morotai menilai, prestasi yang diraih para atlet menjadi bukti bahwa semangat juang pelajar Tidore tidak surut meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan. Mereka berharap capaian tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, khususnya Dispora, dalam memperkuat pembinaan olahraga pelajar.

IKT Morotai juga meminta pemerintah daerah tetap memberikan perhatian terhadap pengembangan atlet muda meski saat ini pemerintah sedang menjalankan kebijakan efisiensi anggaran.

"Prestasi olahraga pelajar tidak boleh terhenti hanya karena keterbatasan anggaran. Atlet-atlet ini adalah aset daerah yang harus terus dibina agar mampu mengharumkan nama Tidore di tingkat yang lebih tinggi," kata Sekertaris IKT Morotai Ridwan Mahmud dengan harapan

Di tengah soal minimnya dukungan anggaran, prestasi yang ditorehkan para atlet pelajar Tidore menjadi bukti bahwa semangat, kerja keras, dan solidaritas masyarakat mampu menjadi kekuatan utama dalam menjaga nama baik daerah di arena olahraga tingkat Provinsi Maluku Utara.(*)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....